Saatnya Gaspol Tracking dan Testing

by
Bupati Batang, Wihaji

*Perkembangan Kasus Covid Kian Mengkhawatirkan

BATANG – Perkembangan kasus Covid-19 secara nasional semakin mengkhawatirkan. Tak terkecuali di Kabupaten Batang yang angkanya terus mengalami peningkatan. Karena itu, pemerintah daerah melalui gugus tugas diminta mengoptimalkan proses tracking dan testing demi mengetahui data persebaran sekaligus menjadi pijakan untuk pencegahan.

Ketua DPRD Kabupaten Batang, H Maulana Yusuf SIP mengatakan, secara nasional grafis kasus corona terus meningkat dan memecahkan rekor kasus harian. Per 10 September 2020 kemarin, data kumulatifnya menembus angka 207.203 kasus dengan jumlah kasus harian sebanyak 3.861 sebagai rekor tertinggi kembali.

“Ya baik Pak Presiden Jokowi maupun Gugus Tugas pusat secara tersirat menyampaikan perkembangan pandemi yang semakin mengkhawatirkan. Kalau angkanya nasional, ya daerah termasuk di dalamnya kan, artinya ini jadi peringatan untuk kita yang di daerah untuk terus meningkatkan kesiagaan menangani corona,” ungkapnya saat dikonfirmasi via ponsel, Kamis (10/9/2020).

Sesuai data terbaru di portal https: corona.batangkab.go.id, jumlah kumulatif terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Batang per 10 September 2020 mencapai 274 kasus. Dari jumlah itu, 98 orang masih dirawat, 156 orang dinyatakan sembuh, dan total 20 orang meninggal.

“Kabupaten Batang mungkin masih tertinggi di eks Karesidenan Pekalongan untuk data kumulatif Covid-19 ini. Tetapi tingginya kasus yang ditemukan bukan berarti buruk, tetapi justru menunjukkan adanya kerja tracking dan testing (rapid dan swab) dari Gugus Tugas atau Dinkes. Yang perlu kita khawatirkan justru kasus yang belum terlacak, belum ditemukan, karena artinya ada potensi penularan yang tak diketahui,” jelas Yusuf.