Toko Modern Kembali Disoal

by
SOROTI - Komisi I DPRD Kabupaten Pekalongan kembali menyoroti keberadaan toko modern berjejaring nasional.

Sekadar untuk diketahui, petugas Satpol PP Kabupaten Pekalongan sempat menutup paksa atau menyegel empat toko modern berjejaring yang tidak mengantongi Surat Izin Toko Modern (SITM). Keempat toko modern ini di antaranya, tiga indomaret di Kecamatan Kedungwuni dan satu indomaret di Kecamatan Bojong.

Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pekalongan, telah melayangkan surat ke pihak managemen toko modern berjejaring untuk pengosongan satu minggu yang lalu, maka sudah waktunya untuk melakukan penyegelan. Penyegelan atau penutupan paksa terhadap empat indomaret ini didasari atas Peraturan Daerah Kabupaten Pekalongan No 1 Tahun 2014 tentang Penataan, Pembinaan dan Pengawasan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern.

Sesuai Pasar 11 dalam Perda Kabupaten Pekalongan No 1 Tahun 2014, dijelaskan bahwa Pendirian pusat perbelanjaan dan toko modern harus memenuhi beberapa ketentuan, di antaranya minimarket harus memenuhi ketentuan mengenai jarak, minimarket berjejaring tidak diperbolehkan berjarak kurang dari 1.000 m (seribu meter) dari pasar tradisional. (yon)