Maaf, Prioritas Pembangunan di Pagumenganmas Ditunda

by
Kepala Desa Pagumenganmas, Istadi

*DD 2020 Banyak Dialihkan untuk Tanggulangi Pandemi

KARANGDADAP – Pandemi virus corona yang berlangsung sejak Maret lalu benar-benar berdampak bagi necara keuangan pemerintah di semua tingkatan, terutama desa. Pasalnya, sebagian besar Dana Desa (DD) yang sebelumnya telah ditetapkan peruntukannya dalam APBDes, terpaksa direalokasi untuk penanggulangan Covid-19, dari pencegahan sampai jaring pengaman sosial (JPS) bagi warga terdampak.

Akibatnya, banyak rencana prioritas pembangunan desa yang sebelumnya sudah teranggarkan terpaksa ditunda, karena dialihkan untuk tangani Covid-19. Kepala Desa Pegumenganmas, Kecamatan Karangdadap, Istadi, pun membenarkan hal ini. Menurutnya, beberapa kegiatan pembangunan fisik prioritas bahkan terpaksa dibatalkan di tahun ini.

“Perbaikan infrastruktur publik yang sebelumnya sudah dianggarkan terpaksa ditunda, juga pembangunan fasilitas umum dan lainnya. Ya mau bagaimana lagi, pandemi ini kan juga mendadak datangnya, sehingga kita harus menangani bersama, meski harus menyesuaikan anggaran yang ada,” ungkapnya saat ditemui Radar di kantornya, Rabu (9/9/2020).

Menurut Istadi, DD 2020 terutama banyak terserap untuk program JPS bagi warga terdampak pandemi. Di mana Kemendes dan Kemenkeu sebelumnya telah mengeluarkan ketentuan prioritas peruntukkan DD, salah satunya untuk bantuan langsung tunai (BLT). “Baru saja kami membahas untuk BLT tahap 4, 5, dan 6 dari lembaga dan aparatur desa ,” ujar Istadi.

Dia berharap, BLT dapat disalurkan secara tepat kepada warga yang membutuhkan. Namun, Istadi juga menginginkan masih ada anggaran yang bisa digunakan untuk kegiatan pembangunan di tahun ini. “Kita tetap tangani pandemi Covid-19 ini sesuai kebijakan dari pusat, termasuk soal BLT. Tapi harapannya tentu aktivitas pembangunan fisik tetap bisa dilaksanakan di tahun ini, ya mudah-mudahan bisa terealisasi,” pungkasnya. (jun)