Antrean Pendaftar Bantuan UMKM Membludak

by
ANTREAN MEMBLUDAK - Ratusan pelaku usaha mengantre di Kantor Dindagkop UKM untuk mendaftarkan diri sebagai penerima banpres produktif untuk pelaku UMKM.

*Pendaftaran Dideadline 11 September

KOTA – Ratusan warga dan pelaku usaha mikro dan kecil, mengantre di Kantor Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM), Selasa (8/9/2020). Kehadiran mereka dalam rangka menyetorkan data untuk mendaftarkan diri sebagai penerima bantuan presiden produktif untuk pelaku usaha mikro dan kecil.

Jumlah warga yang memadati Kantor Dindagkop UKM, makin hari makin bertambah mengingat Dindagkop UKM telah menetapkan batas akhir pendaftaran yakni pada Jumat (11/9/2020) mendatang.

Kabid Koperasi dan UMKM, Tjandrawati mengatakan, melihat jumlah pendaftar yang semakin banyak pihaknya memperpanjang antrean pelayanan hingga 1.000 nomor mulai hari ini. Sebelumnya, antrean dibatasi hanya untuk 500 orang setiap harinya. Selain itu, untuk mengatasi ramainya masyarakat yang datang ke Dindagkop UKM, pihaknya menyediakan dua ruang pelayanan. Satu ruangan berkapasitas 100 orang sementara satu ruangan lainnya berkapasitas 20 orang.

“Awalnya kami buka untuk 600 nomor tapi melihat antusiasme akhirnya kami buka kartu pelayanan sampai 1.000 nomor. Kami bagi dua tempat untuk pelayanan. Yakni di atas dengan kapasitas 100 orang dan di bawah dengan kapasitas 20 orang. Kami juga libatkan semua staf Dindagkop UKM untuk memberikan pelayanan,” tuturnya.

Tanjdra melanjutkan, pengusulan banpres ke Kemenkop RI melalui Dindagkop UKM memang akan berakhir pekan ini. Yakni bagi masyarakat yang mengumpulkan berkas secara offline terakhir pada Jumat 11 September 2020. Sementara pengumpulan online paling lambat pada Senin 14 September 2020,” ungkap Tjandra.