Rajin Bayar Iuran JKN-KIS, Tilar Tak Menyangka Dapat Uluran Tangan Pemerintah

by
Tilar Ningsih

Pekalongan – Suasana Rumah Sakit Kraton Senin pagi itu cukup ramai, banyak pasien yang datang berobat ke Poli RS, baik pasien umum maupun pasien peserta Program JKN-KIS. Salah satunya adalah Tilar Ningsih (47). Dia adalah peserta Program JKN-KIS segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas 3, yang setiap hari Kamis atau Sabtu per bulan kontrol ke poliklinik dalam Rumah Sakit Kraton.

Tilar bercerita, dirinya terdiagnosa thalassemia, saat 3 tahun yang lalu ketika berobat ke Rumah Sakit Bendan dengan keluhan awal pusing dan anemia. Setelah diketahui mengidap penyakit thalassemia, Tilar pun berobat ke Rumah Sakit Kraton. Jika kondisi tubuh sedang drop, Tilar harus menjalani transfusi darah.

“Saya sungguh merasa sangat terbantu, berkat adanya Program JKN-KIS, biaya pengobatan dan transfusi jadi ringan. Suami saya wiraswasta kadang penghasilannya tidak menentu, jadi JKN-KIS ini benar-benar membuat kami tidak memikirkan semua biaya rumah sakit, alhamdulillah,” ujar Tilar, Selasa (25/08).

Bukan hanya itu saja, Tilar menambahkan, dirinya biasa mengecek secara rutin tagihan iuran JKN-KIS melalui aplikasi Mobile JKN, dirinya cukup kaget melihat tagihan iurannya berkurang dari tagihan biasanya. Tilar yang terdaftar dengan suami dan anaknya dengan tagihan sebesar Rp 126.000,- per bulan biasanya, sekarang hanya membayar Rp 76.500,-. Tilar yang penasaran pun segera mencari tahu tentang tagihannya dan bertanya ke kantor BPJS Kesehatan terdekat.

Di sana, akhirnya Tilar mendapatkan penjelasan bahwa ada subsidi yang diberikan oleh Pemerintah Pusat kepada peserta Program JKN-KIS PBPU kelas 3 dan Bukan Pekerja (BP), dan Tilar pun mendapatkan informasi bahwa subsidi hanya berlaku sampai dengan Desember 2020.

“Saya dijelaskan katanya untuk subsidi perorangnya mandiri kelas 3 adalah Rp 16.500 dan posisinya tidak dalam keadaan menunggak, kalau menunggak, ya tunggakannya harus dilunasi dulu, baru bisa dapat subsidi. Alhamdulillah, karena saya bayarnya tepat waktu dan rutin, dapat bantuan juga, semuanya jadi mudah. Terima kasih buat JKN-KIS dan pemerintah,” kata Tilar sambil tersenyum. (ma/ey/rls)