Waspadai Sekecil Apapun KDRT

by -
KORBAN KDRT - Warga Desa Karangsari, Kecamatan Bojong, saat memakamkan salah satu korban KDRT di desa itu.

*Belajar Dari Kasus Tragis di Bojong

KAJEN – Sekecil apapun kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) agar disikapi dengan baik. Pasalnya, sekecil apapun KDRT bisa jadi merupakan sinyal kejadian yang lebih besar.

“Kita sebagai anggota keluarga atau masyarakat jika mengetahui seseorang ada kecenderungan di permasalahan hidupnya harus segera dibantu supaya tidak sampai terjadi seperti itu. Atau masyarakat mengetahui seseorang mengalami KDRT atau melakukan KDRT, kita harus segera menolong karena itu berisiko,” ujar psikolog dari Pekalongan Nur Agustina, saat dimintai tanggapan dari sisi psikologis kejadian tragis di Desa Karangsari, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Rabu (2/9/2020).

Dikatakan, jika anggota keluarga atau masyarakat mengetahui ada kekerasan dalam rumah tangga harusnya bisa melakukan tindakan-tindakan lebih dini. Yakni, dengan memberikan bantuan kepada pelaku bahwa dia mengalami permasalahan yang berat dan tidak ada yang membantu atau kepada korban yang bisa menimpa pasangan hidupnya atau anaknya.

“Jika ini dalam situasi berisiko harusnya kita segera minta bantuan. Kita sering hebohnya setelah kejadian. Begitu kita tahu dari awal bisa lapor RT, RW, atau Bhabinkamtibmas di desa agar memfasilitasi. KDRT sekecil apapun itu sinyal.

Misalnya, saya dipukuli suami saya dan warga tahu itu harus lapor RT, RW, atau Bhabinkamtibmas supaya suami saya dikasih tahu dan saya ya tahu jika ada kejadian saya harus bagaimana,” ujar dia.