Jumlah Klaim Jasa Raharja Menurun Akibat Pandemi Covid-19

by
LAYANI - Meski di tengah pandemi Covid-19, PT Jasa Raharja Perwakilan Pekalongan tetap melayani korban kecelakaan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Sedangkan untuk kerja sama yang sudah dijalin Jasa Raharja, diantaranya dengan Polri melalui program IRSMS (Integrated Road Safety Management System) sehingga mempermudah mengutipan Laporan Polisi kecelakaan lalu lintas. Selanjutnya kerja sama juga dilakukan dengan Dinas Dukcapil masing-masing wilayah untuk akses informasi data korban dan keluarga, sehingga santunan dapat diserahkan tepat sasaran.

Kemudian kerja sama dengan BRI melalui CMS (Cash Management System) sehingga di hari libur santunan Jasa Raharja tetap dapat diserahkan. Jasa Raharja juga telah menjalin kerja sama dengan 42 rumah sakit di wilayah kerja Perwakilan Pekalongan. Kemudian juga dengan BPJS Kesehatan terkait Jasa Raharja yang merupakan first payer atau penjamin pertama bagi korban kecelakaan lalu lintas jika korban tersebut terjamin oleh Jasa Raharja.

Mengenai besaran santunan Jasa Raharja, Sugeng mengatakan bahwa hal itu sudah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 dan 16 tahun 2017. Rinciannya yakni untuk santunan meninggal dunia sebesar Rp50.000.000, santunan cacat tetap maksimal sampai Rp50.000.000, biaya perawatan maksimal sampai Rp20.000.000, tapi untuk angkutan umum pesawat udara maksimal sampai Rp25.000.000. Kemudian juga ada biaya ambulans maksimal sampai Rp500.000, biaya P3K maksimal sampai Rp1.000.000, biaya penguburan bagi korban yang tidak mempunyai ahliwaris sebesar Rp4.000.000.(nul)