Bupati Asip Kunjungi Keluarga Korban Kebakaran Karangsari, Pemkab Pekalongan Akan Lakukan Replikasi Program Bantuan Pembangunan Rumah

by

KAJEN – Diberitakan sebelumnya, Amir (25), warga Desa Karangsari RT 6 RW 3 Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan diduga nekat bakar diri bersama istri Muamalah beserta anaknya berinisial N (3) saat di dalam kamar, Sabtu (29/8) pukul 03.30 WIB.

Aksi bakar diri itu dipicu usai Amir dan istri terlibat cekcok.

Akibat kejadian itu, istri Amir yakni Muamalah (29) dan anakya yang masih balita Nafisa (3) meninggal dunia karena mengalami luka bakar yang parah.

Sementara kondisi pelaku yang membakar diri dan anak-istrinya di Pekalongan telah membaik.

Pelaku Amir (35) sudah keluar dari ruang IGD RSI Pekajangan dan dipindah ke ruang perawatan.

“Kondisinya baik sadar, komunikasi masih lemah. karena kondisinya sakit itu,” kata Kabid Pelayanan Medis RSI Pekajangan dokter Margono, Minggu (30/8/2020).

Sebagai wujud rasa keprihatinan, disela-sela rangkaian kegiatannya, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi didampingi Kepala Desa Karangsari Kecamatan Bojong, Nur Azizah melakukan peninjauan lokasi rumah yang terbakar, Minggu (30/8/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati secara spontan memberikan bantuan kepada keluarga korban kebakaran.

Bupati mengatakan bahwa ini adalah potret keluarga yang ketika satu rumah ini dihuni oleh beberapa KK.

“Ini juga tantangan bagi kami Pemkab Pekalongan, Pemdes agar keluarga-keluarga yang satu rumah ada beberapa KK ini segera ada treatment seperti program RTLH dan sejenisnya,” kata Bupati.

Dijelaskan Bupati, identifikasi terhadap keluarga yang terlalu banyak KKnya dalam satu keluarga ini menjadi persoalan tersendiri yang harus kita urai.

Mungkin tidak hanya terjadi di Desa Karangsari saja tetapi juga di desa-desa lain di Kabupaten Pekalongan.

“Ini adalah pelajaran bagi kita semua dan kita sangat prihatin. Kami turut berdukacita kepada keluarga korban kebakaran. Dan ini sudah ditangani oleh Polres Pekalongan masalah hukumnya. Kita prinsip dari aspek sosial, kita akan bantu semampunya bersama pihak Pemerintah Desa Karangsari,” tegas Bupati.

Melalui BPBD sudah menyalurkan bantuan langsung ke lokasi ini. Disamping itu, ini ibu Nur Azizah selaku Kades Karangsari juga sudah berinisiatif untuk menggalang dana guna perbaikan rumah yang terbakar karena rumah ini adalah rumah pokok, sambil menunggu proses hukum yang masih berjalan.

“Dan ini juga pengalaman berharga bagi kita semua yakni secara sosial kita harus lebih memahami kondisi warga,” imbuhnya.