2.619 Pelaku UMKM Ajukan Bansos Produktif

by
ANTRE - Para pelaku UMKM di Kota Pekalongan sedang antre mengurus pengajuan bantuan sosial produktif dari Pemerintah Pusat di Kantor Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, kemarin.

KOTA – Bantuan sosial produktif senilai Rp2,4 juta yang digelontorkan pemerintah pusat bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mulai diburu, termasuk di Kota Pekalongan.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop-UKM) Kota Pekalongan, sampai dengan Jumat (28/8/2020) sebanyak 2.619 pelaku UMKM di Kota Pekalongan telah mengajukan permohonan untuk mendapatkan Bantuan Sosial (Bansos) Produktif.

Kepala Dindagkop UKM Kota Pekalongan, Bambang Nurdiyatman mengungkapkan, terhitung sejak diinformasikannya adanya bantuan stimulus yang bakal dikucurkan Pemerintah Pusat untuk pelaku UMKM terdampak Covid-19, ratusan pelaku UMKM di Kota Pekalongan mendatangi Kantor Dindagkop-UKM untuk memastikan mekanisme pengajuan bantuan sekaligus menyerahkan berkas-berkas pengajuan bantuan tersebut.

“Antrean ini sudah berlangsung kurang lebih dua minggu ini. Mereka datang ke sini untuk mengajukan bantuan sosial produktif dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perdagangan dan Koperasi RI untuk 12 juta UMKM se-Indonesia sebesar Rp2,4 juta per UMKM, tidak hanya untuk kuota Kota Pekalongan saja,” tutur Dodik, sapaan akrabnya, Senin (31/8/2020).

Menurut Dodik, rata-rata setiap harinya sebanyak 150-200 orang pelaku UMKM datang ke kantor Dindagkop-UKM pada saat jam kerja untuk mengajukan bantuan stimulus berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) tersebut.