Wali Kota Harapkan 15 ASN Purna Tugas Bisa Mengabdi di Masyarakat

by
TUNJANGAN - Wali Kota Pekalongan HM Saelany Machfudz SE menyerahkan Surat Keputusan (SK) Purna Tugas sekaligus Tunjangan Hari Tua (THT) kepada 15 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Pekalongan yang memasuki purna tugas pada 1 September 2020 di Ruang Jetayu Setda setempat, kemarin.

KOTA – Meski sudah tidak mengabdi di Pemkot Pekalongan karena sudah pensiun, namun Wali Kota Pekalongan HM Saelany Machfudz SE mengharapkan 15 ASN yang purna tugas mereka bisa aktif mengabdi di masyarakat melalui berbagai aktivitas yang bermanfaat. Demikian ia sampaikan saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) Purna Tugas sekaligus Tunjangan Hari Tua (THT) kepada 15 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Pekalongan yang memasuki purna tugas pada 1 September 2020 di Ruang Jetayu Setda setempat, kemarin.

“Saya menyampaikan selamat dan rasa terima kasih atas darma bakti para purna ASN karena telah mengabdi membantu kepentingan pembangunan Kota Pekalongan sesuai bidangnya, seperti pendidikan, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, dan sebagainya, mengabdi sebagai abdi masyarakat,” ucapnya, yang juga menyerahkan bantuan kursi roda dari Taspen Peduli kepada dua purna ASN di Pemkot Pekalongan.

Dengan diterimanya uang THT, Wali Kota mengingatkan kepada para pensiunan agar jangan terbuai dengan investasi bodong. Para pegawai yang sudah memasuki usia pensiun harus cerdas dalam mengelola dana pensiunnya. “Kami berharap uang THT yang diterima bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan jangan mudah tergiur dengan iming-iming investasi atau bisnis yang tidak jelas, yang menjanjikan keuntungan besar tanpa harus bekerja keras. Karena banyak sekali oknum di luar sana yang memanfaatkan para pensiunan untuk dijadikan korbannya,” tuturnya.

Pemberian THT ini adalah sebagai wujud penghargaan dan penghormatan bagi para PNS yang telah memasuki masa purna sebagai abdi negara. “Mudah-mudahan dalam memasuki masa purna, mereka senantiasa diberikan kesehatan, bisa terus mengabdi di lingungan masing-masing, lebih fokus ke keluarga karena selama ini waktu mereka cukup tersita dan tertunda akibat kesibukan saat masih menjadi ASN aktif di kantor,” ujar Wali Kota.

Kepala BKPPD Kota Pekalongan, Ir Budiyanto MPi MHum menyebutkan sebelum memasuki purna tugas, para ASN tersebut telah diberikan diklat purna dengan pemberian pelatihan dan intensif serta informasi kemudahan mengurus pencairan dana pensiun dengan bekerjasama PT Taspen.