Suami Pembakar Anak dan Istri Dijerap Pasal Berlapis

by
OLAH TKP - Kasat Reskrim Polres Pekalongan AKP Poniman memimpin oleh TKP di lokasi rumah yang dibakar di Desa Karangsari, Kecamatan Bojong, Sabtu (29/8/2020).

*Penghapusan KDRT dan Pembunuhan Berencana
*Amir Terekam CCTV Beli Pertamax Rp 50 Ribu
*Kondisi Amir Kian Membaik

BOJONG – Polisi akan menjerat terduga pelaku pembakaran istri dan anak dengan pasal berlapis. Yakni, Pasal 44 ayat (3) UU RI 23/2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.

Pasalnya, polisi menemukan bukti rekaman CCTV terduga pelaku, yakni suami korban membeli bahan bakar Pertamax Rp 50 ribu di SPBU Bojong sebelum melakukan aksi pembakaran tersebut.

Kasat Reskrim Polres Pekalongan AKP Poniman, Sabtu (29/8/2020) siang, mengatakan, diduga ada upaya untuk melakukan kekerasan dalam rumah tangga dengan cara membakar diri dan menjadikan korban istri dan anaknya. “Istri dan anak meninggal dunia, sedangkan terduga pelaku masih kritis dengan luka bakar sekitar 85 persen, menjalani perawatan di rumah sakit,” terang dia.

Dikatakan, anak yang meninggal berusia 3 tahun dengan kondisi luka bakar 100 persen. Ibunya meninggal dunia dengan luka bakar 90 persen. Kedua korban sudah dimakamkan di TPU desa setempat, Sabtu siang.

“Motif yang kami gali dari beberapa saksi, keluarga kecil ini sering cekcok. Sering berantem. Mungkin masalah ekonomi dan ketidakcocokan di antara keluarga yang satu dengan lainnya,” ungkap Poniman.