BBPLK Dorong Kreatifitas Industri Fashion

by

Semarang – Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) mengggelar Semarang Fashion Show kedua kalinya secara daring. Kegiatan ini untuk memberikan support industri fashion dan desainer untuk terus berkreasi meski dalam keadaan pandemi.

Kegiatan yang digelar di Studio Fashion Teknologi BBPLK Semarang, diikuti oleh sedikitnya 19 desainer asal Jateng dan DIY. Fashion show virtual ini disiarkan secara langsung lewat berbagai platform media sosial seperti YouTube, Instagram dan Facebook.

“Kegiatan virtual ini adalah upaya kita kenalkan program desain dan fashion kepada masyarakat umum. Dengan menyelenggarakan fashion show Ini peserta pelatihan bisa diterima asosiasi yang bergerak di bidang fashion,” ucap Kabid Penyelenggaraan dan Pemberdayaan BBPLK Semarang Dodi Suhardiyono, Kamis (27/8) kemarin.

Dodi mengatakan bahwa dunia fashion dan desainer akan terus berkembang sepanjang tahun dengan kreatifitas produk yang sesuai dengan permintaan pasar.

“Bicara fashion itu ngga ada matinya, fashion akan terus berkembang meskipun tahun ini terganggu karena adanya pandemi. Kami optimis kegiatan fashion show virtual ini bisa membangkitkan kreatifitas desainer agar tidak stagnan,” tambahnya.

Program pelatihan desainer banyak digandrungi generasi muda, terutama alumni SMK. Selama tiga tahun ini, BBPLK sudah melatih sebanyak 20 kelas dengan 320 siswa calon desainer.

“Yang kita latih sampai tahun ketiga ini kurang lebih 20 kelas, atau sekitar 320 orang. Mayoritas lulusan SMK. Dibanding program pelatihan lain, desainer ini banyak yang gandrung,” imbuhnya.

Kegiatan Fashion Show Virtual ini juga menampilkan hasil desain dari peserta didik BBPLK Semarang. Kreatifitas karya yang dihasilkan tidak kalah dibanding karya desainer dari perguruan tinggi atau sekolah desain lainnya. (rls)