Pembangunan Infrastruktur Penunjang KIT Batang Dikebut, Statusnya Diajukan Menjadi PSN

by
Pembangunan exit tol untuk akses menuju KIT Batang saat ini terus dikebut. Istimewa

BATANG – Pembangunan Infrastruktur guna menunjang Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, saat ini terus dikebut. Selain penyiapan lahan, saat ini pembangunan exit tol menuju kawasan KIT dari jalur tol Batang-Semarang juga tengah dikebut.

“Untuk penyiapan Infrastruktur pendukung KIT Batang, saat ini ada dua pekerjaan yang tengah dikebut, yaitu penyiapan lahan dan juga pembuatan exit tol untuk akses keluar masuk,” ujar Bupati Batang, Wihaji ketika ditemui usai pelantikan Penjabat Sekda, Rabu (26/8/2020).

Bupati Wihaji menjelaskan, mulai bulan Agustus hingga Desember 2020, pembangunan infrastruktut KIT Batang dikebut dan ditargetkan bisa selesai. Diantaranya, penyiapan lahan, exit tol, jalan di sekitar kawasan dan juga akses jalan menuju jalur non tol.

“Untuk penyiapan Infrastruktur sendiri dilakukan oleh pemerintah pusat, termasuk pembiayaanya, dan diharapkan akhir tahun selesai. Sehingga pada awal 2021, sudah mulai dibangun gedung perusahaan yang berinvestasi dari Penanam Modal Asing, seperti Korea, Cina, Taiwan dan perusahaan Amerika yang relokasi dari Tiongkok ke Batang,” jelas Wihaji.

Selain mempersiapkan insfratruktur penunjang, saat ini KIT Batang yang berada di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing juga sudah diajukan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN), sehingga semua pembangunanya akan danai oleh Pemerintah pusat.

“KIT Batang diusulkan Gubernur Jateng jadi PSN, suratnya lagi dikaji oleh Komenterian Koordinator (Komenko) Perekonomian. Semoga segera saja diputuskan. Nantinya setelah resmi jadi PSN, maka investor asing bisa langsung mulai membangun perusahaan di KIT Batang. Saya minta doa dan dukungan dari masyarakat Batang agar KIT Batang bisa lancar prosesnya, mengingat nantinya akan banyak dampak positif yang dirasakan oleh masyarakat Batang,” tandas Wihaji. (don)