Waspadai Penyebaran Covid-19 Saat Pilkada

by
SIMULASI PENGAMANAN PILKADA - Polres Pekalongan menggelar simulasi pengamanan Pilkada 2020, kemarin.

KAJEN – Polres Pekalongan menggelar simulasi pengamanan Pilkada di depan mapolres setempat, Selasa (25/8/2020). Simulasi ini digelar sebagai bentuk latihan jajaran Polres Pekalongan dalam menghadapi situasi terburuk saat pelaksanaan Pilkada 2020.

Kapolres Pekalongan, AKBP Aris Tri Yunarko, usai simulasi menyatakan, dalam menghadapi Pilkada 2020, pihaknya sejak bulan Juli sudah melakukan beberapa pelatihan kepada anggota berkaitan dengan pelaksanaan Pilkada pada 9 Desember 2020. Sehingga, lanjut dia, pada saat pelaksanaan nanti anggotanya sudah siap. “Salah satunya dengan melaksanakan pelatihan penanggulangan anarkis. Pada waktu pelaksanaan kita sudah tahu apa yang harus kita lakukan. Pada waktu pelaksanaan, anggota sudah tahu tugas-tugasnya,” kata dia.

Ia berharap, pada pelaksanaan Pilkada 2020 di Kabupaten Pekalongan tidak ada situasi buruk seperti yang disimulasikan. “Yang kita inginkan adalah pada waktu pelaksanaan Pilkada tahun 2020, situasi Kabupaten Pekalongan tetap aman dan kondusif. Namun, kita harus siap untuk kondisi yang buruk. Kita tetap siaga, tetap latihan sehingga anggota di lapangan siap menghadapi situasi apapun juga,” tandas Kapolres.

Disinggung hal yang perlu diwaspadai saat Pilkada, Kapolres mengatakan, pada saat ini tengah ada pandemi Covid-19. Sehingga, hal yang perlu diwaspadai adalah penyebaran Covid-19. “Pada waktu kampanye sampai pemilihan yang perlu diwaspadai adalah penyebaran Covid-19,” tandas dia.

Oleh karena itu, semua pihak harus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, sehingga penyebaran virus corona ini tidak terjadi selama pelaksanaan Pilkada 2020.

Sementata itu, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi mengatakan, saat Pilkada eskalasi politik naik adalah hal yang wajar. Namun, ia berharap Kabupaten Pekalongan tetap aman dan kondusif.

“Kita sudah panjang melaksanakan demokrasi. Mudah-mudahan segala yang baik bisa kita teruskan, kita pertahankan, terutama dalam aspek bagaimana melayani masyarakat di bidang keamanan,” katanya.

Pihaknya juga percaya penuh dengan seluruh jajaran TNI dan Polri, khususnya jajaran Polres Pekalongan dan Kodim 0710 Pekalongan, dalam mengamankan jalannya Pilkada di Kota Santri. (had)