DPRD Kabupaten Pekalongan Apresiasi Berdirinya Delapan Perguruan Tinggi

by
FOTO BERSAMA - Sejumlah anggota DPRD foto bersama Forkopimda Kabupaten Pekalongan.

Potensi untuk Tingkatkan SDM

Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-398 Kabupaten Pekalongan, DPRD Kabupaten Pekalongan menggelar rapat paripurna di Gedung Aula Lantai 1 setempat, Selasa (25/08/2020). Dalam momentum hari jadi, DPRD Kabupaten Pekalongan memberikan apresiasi kepada Pemda atas berdirinya delapan Perguruan Tinggi yang berpotensi untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).

Pelaksanaan rapat paripurna peringatan hari jadi di tengah Pandemi Covid-19, tetap mengedepankan protokol kesehatan yakni dengan mengenakan masker, hand sanitizer dan jaga jarak. Paripurna digelar mulai pukul 11.00 dihadiri oleh Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi Wakil Bupati Pekalongan Hj. Arini Harimurti, Forkopimda, OPD, Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD, dan anggota DPRD Kabupaten Pekalongan. Juga nampak hadir, Bupati Pekalongan periode 2011- 2016, Amat Antono dan Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan periode 1999-2004, Dulmanan.

Rapat paripurna hari jadi kali ini mengambil tema ‘Tetap Bersatu untuk Kabupaten Pekalongan Maju’ dan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD, Nunung Sugiantoro. Kemudian dilanjutkan pembacaan Sejarah singkat Kabupaten Pekalongan oleh anggota DPRD Kabupaten Pekalongan, Fatkhiana Dewi. Selanjutnya, diperdengarkan mars dan hymne Kabupaten Pekalongan.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hj. Hindun mengatakan, hari tepat tanggal 25 Agustus 2020 diperingati sebagai hari jadi ke-398. Menurutnya, sudah banyak disampaikan Pemerintah Daerah tentang capaian terutama bidang pendidikan.

“Oleh karena itu saya sangat mengapresiasi dari apa yang bisa dilakukan oleh pemerintah selama empat tahun dan ini yang terakhir kepemimpinan. Hari ini kita bisa melihat ada delapan perguruan tinggi yang berdiri di Kabupaten Pekalongan yaitu ada IAIN, Undip, UMPP, AKN, UNIKAL, Institut Teknologi Sains NU (ITSNU) dan lainya,” ujar Hindun.

Dikatakan, keberadaan delapan perguruan tinggi tersebut merupakan prestasi di bidang pendidikan. Tentu saja juga dalam rangka meningkatkan angka partisipasi kemudian juga untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia di Kabupaten Pekalongan. Selain pendidikan banyak prestasi seperti beberapa penghargaan. Di tahun 2020 ini, ada banyak capaian dan ini langkah serius dalam rangka untuk memajukan Kabupaten Pekalongan.

“Kami dari DPRD mengapresiasi dan mudah-mudahan kedepan mampu membangun secara terus menerus, minimal dapat dipertahankan. Untuk menuju kemajuan butuh peran masyarakat, karena sekarang ini secara riil pertumbuhan ekonomi walaupun kita tidak minus namun mampu menunjukkan adanya pertumbuhan,” lanjutnya.

Selain sektor pendidikan, sektor lain seperti ekonomi, sektor pertanian hingga sektor UMKM, pemerintah daerah juga secara gencar melakukan berbagai kegiatan dalam rangka intervensi terhadap pertumbuhan UMKM yang ada di Kabupaten Pekalongan. Terbaru ini dibangun dan diresmikan UMKM center yang diharapkannya bisa berjalan.

“Kita dorong terus karena banyak UMKM sekitar ada 40 ribuan di Kabupaten Pekalongan. Sekarang sudah ada pusat UMKM center yang sudah kita bangun, oleh karena itu kita dorong terus sehingga UMKM center mampu menjadi pusat pertumbuhan dan tentunya ini membawa kesejahteraan bagi Kabupaten Pekalongan. “

Untuk sektor pertanian, meski ditengah pandemi namun mampu tumbuh di Kabupaten Pekalongan. Sektor pertanian menjadi sumber penghidupan dari masyarakat dan tentunya ini juga terus menjadi perhatian pemerintah. Sehingga berbagai sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi, kesehatan, kemudian sosial budaya, bidang pertanian, semuanya akan tumbuh.

“Saya terima kasih kepada para pendahulu yang sudah berjuang membangun Kabupaten Pekalongan dan terima kasih juga kepada Bupati kita pada tahun ini Insya Allah visi misi sudah dilaksanakan,” imbuhnya.

Adapun Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi menyampaikan rapat paripurna di masa pandemi Covid-19 ini diselenggarakan untuk memberikan makna dan arti penting bagi kelahiran sebuah daerah oleh masyarakat dan rakyat Kabupaten Pekalongan. Tema yang diusung kali ini mengandung makna harapan agar masyarakat Kabupaten Pekalongan yang heterogen senantiasa menjaga persatuan dan bahu-membahu membangun Kabupaten Pekalongan. Juga terdapat pesan moral dalam tema tersebut yakni untuk bersama-sama bersatu padu melawan Covid-19 serta tetap menjaga kerukunan dan persaudaraan dalam menyikapi perbedaan pilihan dalam Pilkada 2020.

Sementara di akhir sidang Paripurna, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hj. Hindun menyempatkan untuk membacakan tiga pantun. “Ke Wiradesa beli batik sutera, batik dipakai untuk pesta. Kabupaten Pekalongan makin maju dan sejahtera rakyat bahagia penuh suka cita,” ucap Hindun membacakan pantun pertama. “Bertamasya ke Telaga Mangunan, jangan lupa membawa kamera. Mari kita giatkan pembangunan, agar rakyat Kabupaten Pekalongan makin sejahtera,” tambahnya. Hindun pun melanjutkan dengan membacakan pantun ketiga. “Bunga Rampai hiasan pesta, sungguh harum bunga kamboja. Kabupaten Pekalongan makin sejahtera, Bupati dan DPRD bersinergi dalam bekerja,” tutupnya.(ADV/ yon)