Guru Perlu Inovatif, Kreatif dan Menyenangkan

by
DOK - Kegiatan siswa dalam menyelesaikan tugas daring dari sekolah.

KOTA – Pandemi Covid-19 telah telah berdampak dalam dunia pendidikan. Anak anak sejak akhir Maret 2020 diminta belajar dari rumah. Munculnya persoalan ini dibuktikan pendapat dari orang tua dan anak anak yang menyebut kejenuhan mulai dirasakan saat belajar dari rumah. Sehingga, saatnya guru dituntut berinovasi, kreatifitas guru mulai dikembangkan di masa pandemi Covid-19 dalam pemberian tugas ke peserta didik.

Demikian disampaikan Kepala Seksi Kurikulum dan Kelembagaan PAUD Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Sherly Imanda Hidayah, SPsi usai menghadiri kegiatan apresiasi pembelajaran masa pandemi Covid-19 Jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Pekalongan, bertempat di LPPL Batik TV Kota Pekalongan, Rabu (12/8/2020).

“Sejak Bulan Maret anak-anak didik diberlakukan Belajar Dari Rumah (BDR) akibat adanya pandemi Covid-19. Sehingga, pendidik/guru harus memastikan kegiatan belajar-mengajar tetap berjalan meskipun peserta didik berada di rumah. Inovasi pembelajaran dibutuhkan sebagai merupakan solusi yang perlu didesain dan dilaksanakan oleh guru dengan memaksimalkan media yang ada seperti media daring (online).

Menurut Sherly, guru dituntut mampu melakukan pembelajaran menggunakan metode E-Learning yaitu pembelajaran memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi sesuai perkembangan zaman sekarang. Sistem pembelajaran dilaksanakan melalui perangkat komputer (PC) atau laptop yang terhubung dengan koneksi jaringan internet, guru dapat melakukan pembelajaran bersama diwaktu yang sama menggunakan grup di media sosial seperti Whatsapp (WA), telegram, aplikasi Zoom ataupun media sosial lainnya sebagai sarana pembelajaran sehingga dapat memastikan siswa belajar diwaktu bersamaan meskipun di tempat yang berbeda.

“Agar pembelajaran tidak monoton dan tidak membuat siswa stres, beberapa guru disarankan untuk membuat tugas di rumah dalam bentuk proyek atau memanfaatkan aplikasi pembelajaran secara daring dengan diisi konten-konten video pembelajaran yang inovatif, kreatif, bervariatif dan menarik yang dimunculkan sehingga pembelajaran dapat tersampaikan secara lebih optimal,” jelas Sherly.