Anggaran Santunan Kematian Turun Rp 800 Juta

by
PANTAU - Kepala Dinsos Batang, Joko Tetuko, saat melihat antrean masyarakat yang akan mengambil santunan kematian.

*Tak Mencukupi, Dinsos Usulkan Penambahan di Perubahan

BATANG – Anggaran bantuan santunan kematian di Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Batang mengalami penurunan akibat Pandemi Covid-19. Penurunannya bahkan mencapai 50% atau sekitar Rp 800 juta dari pagu tahun 2019.

“Tahun 2020 anggaran santunan kematian berkurang. Di mana tahun lalu sebesar Rp2,4 miliar, tahun ini hanya dianggarkan 1,6 miliar,” ujar Kepala Dinsos Kabupaten Batang Joko Tetuko, Rabu (12/8/2020).

Adapun, kata dia, saat ini anggaran santunan kematian masih tersisa kurang lebih Rp 300 juta. Menurutnya, anggaran dana kematian yang tersisa itu dirasa masih kurang untuk mengcover warga miskin yang meninggal dunia di tahun 2020 ini.

“Kita sudah minta penambahan anggaran minimal Rp 700 juta di anggaran perubahan APBD 2020, untuk mengkover bulan September, Oktober, November, dan Desember. Karena biasanya, diakhir tahun pemohon dana santunan kematian ini cenderung mengalami jelas Joko.

Ia mengungkapkan, bahwa dana santunan kematian diperuntukan bagi warga miskin yang terdata di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) maupun tidak. Bagi warga miskin yang tidak tercatat di DTKS, maka bisa mengajukan permohonan dengan menyertakan surat keterangan dari desa, dan foto rumahnya.