Pelayanan PDAM Tirta Kajen Semakin Baik, Ditingkatkan Menjadi 20 Ribu SR

by

KAJEN – Pelayanan Perumda Air Minum Tirta Kajen kini semakin baik. Dari 16.000 SR (Sambungan Rumah Tangga) di Perumda (Perusahaan Umum Daerah) Air Minum Tirta Kajen sekarang sudah 20.000 dalam waktu 1 tahun.Ini merupakan prestasi yang cukup membanggakan.

Hal ini disampaikan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi dalam acara peringatan hari ulang tahun ke 2 Perumda (Perusahaan Umum Daerah) Air Minum Tirta Kajen, Rabu (12/8/2020).

Bupati memberikan streaching agar pelayanan air minum di Kabupaten Pekalongan harus ditingkatkan.

“Tentu harus lebih meningkatkan lagi, karena kita punya target sampai 50.000, mudah-mudahan target bisa terukur.” Jelas Bupati.

Bupati juga bersyukur karena Perumda Air Minum Tirta Kajen ini sudah mulai kebiasaan baik yaitu setiap ulang tahun ada khotmil Qur’an karena menurut Bupati air adalah karunia dari Allah SWT dan tanda-tanda dari kebesaran Allah yang manfaatnya sangat besar bagi kehidupan manusia dan harus dijaga begitupun dengan pelestarian sumber airnya.

Masyarakat harus bisa mengusahakan secara maksimal dan ini merupakan tugas utama Perumda air Tirta Kajen untuk bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Bupati menjelaskan sumber air dari Kabupaten Pekalongan cukup kaya dengan sumber air baku, tinggal bagaimana cara mengeksplor air baku tersebut sampai bisa masuk ke rumah tangga dan hal ini merupakan tugas dari Perumda Air Tirta Kajen dengan berbagai skema, dengan peningkatan kinerja atau program dari PDAM sendiri.

“Yang jelas karena Kabupaten Pekalongan kaya akan sumber air baku sehingga ini harus dimanfaatkan agar memberikan manfaat seluas-luasnya kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan.” Tambah Bupati.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur PDAM Tirta Kajen Nur Wachid, mengatakan PDAM Tirta Kajen ikuti program hibah air minum perkotaan setiap tahun.

“Ini programnya kalau tidak ada perubahan sampai tahun 2024 insya Allah setiap tahun programnya akan kita ajukan 2000 usulan setiap rumah, kemudian bersama dengan Dinas Perkim kita juga akan mendorong program-program melalui DAK,” Terangnya.

Tahun ini kurang lebih ada 300 an dan tahun depan akan ditingkatkan upaya untuk pencarian hibah-hibah air dari Kementerian Pusat melalui program PDAM Tirta Kajen.

Untuk tahun ini PDAM Tirta Kajen sudah melakukan dengan program-program cicilan, dan kemungkinan tahun depan akan ditingkatkan lagi, seiring kemampuan PDAM Tirta Kajen juga akan melakukan program SR bersubsidi.

Seandainya nanti secara keuangan perusahaan memungkinkan maka hal tersebut akan progres.

Nur Wachid mengungkapkan bahwa tujuannya adalah untuk mempercepat cakupan layanan dimana PDAM Tirta Kajen memang masih sangat tertinggal jauh dibanding dengan teman-teman Kabupaten/kota yang lain.

Selanjutnya terkait program MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) sekarang sedang proses dilakukan pemasangan, begitupun yang melalui Dinas Perkim juga sudah mulai pemasangan jaringan dan PDAM Tirta Kajen optimis bulan Desember tahun 2020 nanti 20.000 SR ribu sudah bisa ketutup.

PDAM Tirta Kajen akan melakukan peningkatan sumber-sumber air baru untuk meningkatkan air, kemudian pola-pola untuk meningkatkan cakupan itu sudah dimulai tahun ini dan akan terus diulang sampai 2024 yaitu program MBR, jadi nanti akan dijaringkan program-program hibah air minum perkotaan, di BUPR (Badan Usaha Perkreditan Rakyat) yang setiap tahun selalu diajukan kepada kementerian.