65 Siswa Positif Pakai Psikotropika

by
BIMTEK - Kepala BNNK Batang, AKBP Windarto saat memberikan materi kepada para Penggiat Anti Narkoba.

*Hasil Sampling BNNK Batang di Sekolah

BATANG – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang mengajak seluruh elemen masyarakat di wilayahnya untuk bersama-sama memerangi peredaran gelap narkoba. Terlebih, kasus penyalahgunaan narkoba di lingkungan pelajar pun mulai mengkhawatirkan, karena hasil sampling BNNK Batang menemukan ada 65 anak didik yang positif menggunakan psikotropika.

Kepala BNNK Batang, AKBP Windarto mengatakan, situasi bangsa berada dalam status darurat narkoba, oleh karenanya para pemangku kepentingan dan kebijakan, serta masyarakat tak dapat berdiam diri melihat narkoba menghancurkan bangsa dan negara.

“Kita harus mengambil langkah sekecil apapun untuk membantu memerangi kejahatan narkoba yang secara perlahan menggerogoti bangsa Indonesia,” ujar AKBP Windarto di sela kesibukannya menggelar bimbingan teknis dengan para Penggiat Anti Narkoba, belum lama ini.

Ia menyebutkan, berdasarkan hasil survei nasional yang dilakukan oleh BNN dengan LIPI tahun 2019 lalu, prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia sudah mencapai angka 1,80 % atau sekitar 3,4 juta jiwa. Adapun di Jawa Tengah sendiri, angkanya mencapai 1,3 %.

“Penyalahguna narkoba yang direhabilitasi oleh BNNK Batang sampai dengan Agustus 2020 berjumlah 112 orang dan 65 orang diantaranya adalah remaja, laki-laki 103 orang dan perempuan 9 orang. Rentang usia 14-43 tahun. Data ini menunjukkan bahwa Indonesia sudah berada dalam kondisi darurat narkoba, sehingga untuk mencegahnya diperlukan penanganan ekstra dan luar biasa,” jelasnya.