Kejaksaan Tunggu Alat Bukti Baru

by
DEMO – Puluhan masyarakat Desa Tegalsari membentangkan poster betuliskan sejumlah tuntutan di depan Kantor Kejaksaan Negeri Batang.

*Terkait Dugaan Jual Beli Tanah Kas Desa

BATANG – Puluhan warga Desa Tegalsari, Kecamatan Kandeman, Kamis (6/8/2020) kemarin melakukan aksi massa di Kantor Kejaksaan Negeri Batang. Mereka meminta kejelasan proses hukum tentang adanya dugaan tindak pidana korupsi penjualan tanah Kas Desa Tegalsari.

Izza Nurkalam selaku koordinator aksi mengatakan, bahwa masyarakat menuntut kejelasan status hamparan tanah sawah seluas 43 hektar di Desa Tegalsari.

“Kejaksaan menyatakan bahwa tanah yang dijual belikan itu bukan milik kas desa, tetapi merupakan milik pribadi. Padahal tanah itu sudah terbukti secara hukum dan tercatat di desa sebagai tanah kas desa,” terang Izza.

Oleh karena itu, lanjut dia, pihaknya ingin mengkonfirmasi dan menuntut keadilan. “Setelah kami pertanyakan, Kejaksaan menyatakan siap membuka kembali kasus ini kalau memang ditemukan bukti bukti baru. Kami pun siap memberikan bukti bukti baru yang sudah kami kumpulkan,” katanya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Batang, Ridwan Gaos Natasukmana SH mengatakan, bahwa memang pihaknya belum menemukan adanya dugaan tindak pidana korupsi jual beli tanah kas desa Tegalsari.