Demi Belajar Daring, Jibran Rela Bantu Ortu Jualan Bolang-baling

by
JAJAKAN - Siswa SDN Karangasem 04, Jibran, saat membantu ortu menjajakan bolang-baling di lingkungan Pasar Batang.

BATANG – Ada aktivitas rutin baru yang kini dijalani M Jibran Dzakwan (11) sejak era new normal. Setiap pagi usai membersihkan diri dan salat subuh, ia membantu kedua orang tuanya, Ali Subkhan dan Yuliana, menjajakan makanan khas tradisional bolang-baling.

Jibran dan keluarganya pun berbagi tugas. Ayahnya, Ali Subkhan, membuat bahan adonan bolang baling. Sementara sang ibu, Yuliana yang mencetak dan menggoreng jajanan berbahan dasar terigu ini.

Selepas bolang-baling siap, Jibran mulai menjajakannya pukul 6 pagi. Dengan membawa keranjang bolang-baling di belakang sepeda federalnya, Jibran biasa berjualan di sekitar rumahnya di daerah Karangasem Selatan. Jika ingin mendapatkan banyak pelanggan, Jibran pun langsung menuju Pasar Batang untuk menghabiskan jualannya hari itu.

Dibantu kakak sepupunya, M Ardika Saputra (11), Jibran bisa menjual sekitar 250-300 biji bolang-baling. Namun jika sedang beruntung dan berjualan lebih lama, Jibran kadang bisa menjual hingga 400 biji dalam sehari. Bolang-baling yang dijual dengan harga Rp 1.000 ini biasanya laris manis diserbu pembeli jika Jibran mangkal di Pasar Batang.

“Kalau kemarin-kemarin kan belum sekolah, masih libur. Jadi bisa sampai jam 9. Kalau sampai jam 9 kadang bisa sampai 400 biji kak. Tapi sekarang karena sudah masuk sekolah, jualannya sampai jam tujuh-an,” terang siswa kelas 6 SDN Karangasem 04 ini.