Dibanding Bagi Kuota, Komisi C Pilih Optimalisasi Telecenter

by
RAPAT KERJA - Komisi C menggelar rapat kerja bersama Dinas Pendidikan dan Dinas Komunikasi dan Informatika membahas terkait upaya mendukung pembelajaran daring.

KOTA – Komisi C DPRD Kota Pekalongan menggelar rapat kerja bersama Dinas Pendidikan dan Dinas Komunikasi dan Informatika membahas optimalisasi pembelajaran jarak jauh lewat daring. Dalam rapat kerja, ada beberapa opsi untuk mendukung penyelenggaraan pembelajaran daring bagi siswa

Dinas Pendidikan, dalam paparannya menyatakan telah mengajukan anggaran untuk pembelian kuota internet bagi sekitar 5.263 siswa tingkat SD dan SMP guna mendukung pembelajaran daring. Untuk kebutuhan tersebut, Dinas Pendudukan mengajukan anggaran sebesar Rp526.300.000 dengan alokasi per siswa sebesar Rp100.000 untuk empat bulan.

Sedangkan Dinkominfo, membantu pembelajaran daring dengan memanfaatkan sejumlah fasilitas yang dimiliki Pemkot Pekalongan diantaranya Batik TV yang telah bekerjasama dengan TV edukasi untuk menghadirkan konten pembelajaran setiap harinya.

Namun di luar dua opsi itu, Komisi C juga menggali potensi penggunaan telecenter untuk fasilitas akses internet bagi siswa. Sehingga dalam kesempatan tersebut, Komisi C mendorong agar Pemkot Pekalongan lewat sejumlah OPD dapat mengoptimalkan keberadaan telecenter RT/RW agar dapat memfasilitasi siswa.

“Kami berharap sekali telecenter ini dapat dioptimalkan. Karena seperti tadi sudah disampaikan, Dindik berencana mengajukan anggaran yang mencapai Rp500 juta untuk membantu kuota internet sisa. Ini menurut kami eman-eman. Lebih baik anggarannya dialihkan untuk mengoptimalkan keberaaan telecenter yang menurut kami lebih efektif dan dapat berlangsung lama,” tutur Ketua Komisi C, Makmur S Mustofa usai rapat kerja, Rabu (5/8/2020).