BST Bakal Diperpanjang Sampai Desember

by
RAPAT EVALUASI - Pemkot Pekalongan bersama Kantor Pos Pekalongan menggelar rapat evaluasi BST Tahun 2020 di Hotel Pesonna Pekalongan, Rabu (5/8/2020).

Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz yang turut hadir dalam kegiatan evaluasi BST tersebut juga mengapresiasi kepada PT Pos Indonesia selaku lembaga penyalur yang ditunjuk Pemkot Pekalongan. Tak lupa, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada camat, lurah hingga tingkat RT/RW yang telah membantu mengkoordinir penyaluran BST dari Pemerintah Pusat tersebut.

“Dengan masih adanya kendala-kendala lapangan tadi, evaluasi ini memang sangat penting untuk mendapatkan masukan-masukan dari para camat/lurah, RT/RW, pihak kepolisian dan dinas terkait agar ke depannya dapat terkoordinir lebih baik lagi,” tegas Saelany.

Menurut Saelany, data penerima BST mengacu data lama yang dikeluarkan oleh Kemensos RI. Saelany mengimbau kepada masyarakat yang sudah tidak berhak menerima agar mengalihkannya kepada warga lain yang benar-benar membutuhkan.

“Yang menerima double bantuan atau yang bersangkutan mampu kami mohon bisa diberikan kepada yang lebih membutuhkan,” ujar Saelany.

Sementara, Kepala Cabang PT Pos Indonesia Kota Pekalongan, Rio Ananda, menjelaskan terdapat beberapa mekanisme penyaluran BST yakni melalui loket kantor pos dan pengantaran. Untuk tahap III BST telah selesai dilakukan pada pertengahan Juli kemarin. Sedangkan untuk sisa anggarannya, lanjut Rio, PT Pos Indonesia telah mengembalikan ke kas daerah pada 30 Juli 2020 sampai menunggu dinamika tahapan penyaluran BST selanjutnya.

“Mekanisme penyaluran BST yang digunakan yakni melalui loket dan pengantaran. Untuk yang diantar yaitu orang-orang lansia, difabel dan sakit. Dengan evaluasi ini maka nantinya ke depan terkait validasi data, kami akan berkoordinasi lagi dengan instansi terkait agar penyaluran bantuan BST yang rencana dari pemerintah pusat akan diperpanjang sampai Desember nanti bisa lebih baik lagi dan tepat sasaran,” tandas Rio. (way)