Waspadai Modus Penipuan Mencatut Pejabat Polri

by
AKP M Dahyar
AKP M Dahyar
AKP M Dahyar
AKP M Dahyar

Berbagai cara dilakukan oleh pelaku tindak kejahatan untuk mengelabui calon korbanya. Seperti yang terjadi akhir-akhir ini, dengan penipuan sekaligus pemerasan yang mengatas namakan pejabat Polri atau mencatut institusi Kepolisian. Para penipu tersebut menyasar warga masyarakat hingga pejabat tingkat desa.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan AKP M Dahyar menyatakan, modus para penipu dan pemeras yang mengaku dari Instansi Kepolisian ini beragam, namun pada ujung-ujungnya tetap satu yakni mendapatkan uang atau keuntungan lain dalam bentuk apapun.

“Ada seseorang yang pernah mengaku mengatasnamakan Kasubbag Humas Polres Pekalongan. Orang tersebut menelepon Kepala Desa Rowocacing Kecamatan Kedungwuni, saat menelepon orang itu pura-pura menanyakan salah satu warga Kepala Desa yang sedang terkena musibah. Namun ujung-ujungnya orang yang mengaku Kasubbag Humas Polres Pekalongan meminta sejumlah uang,” terangnya.



Oleh karena itu guna menyingkapi maraknya aksi penipuan yang mengatasnamakan pejabat Polri, khususnya di wilayah hukum Polres Pekalongan ia menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya.

“Kami menghimbau agar masyarakat jangan percaya dengan segala bentuk penipuan dengan modus meminta untuk mengirimkan sejumlah uang yang mengatasnamakan Institusi Polri maupun mengatasnamakan pejabat Polri,”ungkapnya.

Untuk itu pihak Kepolisian dengan ini memberitahukan serta menginformasikan bahwa pejabat Polri baik dari tingkat Mabes, Polda, Polres maupun Polsek tidak akan pernah menelepon ataupun SMS untuk meminta sejumlah uang dan atau fasilitas. Apabila ada masyarakat mendapat telepon yang mengatasnamakan pejabat Polri agar melakukan kroscek terhadap pejabat yang telah dijadikan referensi, guna klarifikasi atas kebenaran permintaan tersebut.

“Dihimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan tidak menanggapi permintaan uang atau fasilitas mengatasnamakan pejabat Polri,” pintanya. (yon)

Penulis: Triyono & Redaktur: Widodo Lukito