Banyak Siswa Tak Punya Smartphone, Guru Mengajar Melalui Radio

by
MENGAJAR DI RADIO: Guru di SDN 01 Tegalontar, Kecamatan Sragi, mengajar melalui siaran radio komunitas di wilayah itu. Upaya ini dilakukan agar anak-anak yang tidak memiliki smartphone tetap bisa mengikuti proses pembelajaran jarak jauh.

Guru SDN 01 Tegalontar di Desa Tegalontar, Kecamatan Sragi mengajar melalui siaran radio komunitas di Radio Komunitas PPK FM Sragi.

Di tengah pandemi Covid-19, proses pembelajaran model daring (dalam jaringan) di Kabupaten Pekalongan masih menghadapi kendala, terutama untuk pelajar SD. Salah satu hambatannya, tidak semua anak usia SD atau orang tuanya memiliki smartphone untuk proses pembelajaran secara online tersebut.

Guru pun dituntut kreatif dalam memberikan pembelajaran jarak jauh. Salah satu kreativitas dalam mengajar di tengah pandemi ditunjukkan guru-guru di SDN 01 Tegalontar, di Desa Tegalontar, Kecamatan Sragi. Guru di sini mengajar melalui siaran radio komunitas di Radio Komunitas PPK FM Sragi.

Guru kelas 5 SDN 01 Tegalontar, Ucih Kursih, kemarin, terdengar sedang menyapa para muridnya melalui radio. Intonasi suaranya terdengar pelan dan santai layaknya seperti penyiar radio. Selain Ucih, ada 5 guru yang mengajar muridnya melalui radio komunitas tersebut.

“Apa kabar hari ini anak-anakku semua. Mudah-mudahan anak-anakku dalam keadaan sehat dan baik. Kita masih tetap belajar di kelas mengajar radio komunitas PPK FM Sragi. Sebelum pelajaran dimulai, ayo kita berdoa dahulu bersama-sama,” sapa Ucih sebelum memulai pembelajarannya.

Ucih mengakui tak mudah bagi seorang guru mengajar melalui siaran radio. Namun, akibat adanya larangan pembelajaran tatap muka di tengah pandemi, maka pembelajaran jarak jauh harus ditempuh.