Anggota DPRD Temukan Masalah Bantuan Covid-19

by

Terpisah, Plt Kepala Dinsos P2KB, Budiyanto saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pihaknya sudah menelusuri masalah tersebut kepada para petugas yang bertanggung jawab di lapangan. Pihaknya juga akan segera mengumpulkan kembali para petugas, termasuk lurah setempat untuk mengklarifikasi masalah tersebut.

Namun Budiyanto memastikan bahwa yang terjadi bukan upaya penyelewengan bantuan namun hanya kesalahpahaman dalam teknis bantuan antara petugas dengan warga. “Kalau ada penyelewengan pasti akan kami tindak. Tapi sejauh ini kami melihat petugas sudah bagus dan menjalanlan tugasnya dengan baik serta bertujuan membantu masyarakat. Karena bantuan ini juga akan diperiksa oleh BPK bahkan sampai KPK sehingga petugas di lapangan sangat berhati-hati dalam proses penyaluran bantuan ini,” katanya.

Dari hasil penelusuran, diketahui memang ada beberapa kendala dalam penyaluran bantuan salah satunya mengenai data penerima. Yakni adanya beberapa warga yang menerima bantuan ganda antara JPS dari kota dan BPNT perluasan. Terkait masalah tersebut, harusnya warga memilih salah satu bantuan saja.

“Karena JPS ini kan sudah selesai terlebih dahulu tapi BPNT perluasan masih berjalan sampai Desember. Jadi ketika warga yang tercatat menerima bantuan ganda yaitu JPS dan bantuan sembako, harusnya mengembalikan dulu yang JPS baru bisa menerima bantuan sembako. Tapi beberapa warga belum melakukan itu (mengembalikan bantuan JPS). Sehingga petugas belum memberikan bantuan sembako,” jelasnya.

Mendapati langkah yang dilakukan petugas dirasa kurang tepat, dikatakan Budiyanto pihaknya meminta agar petugas meminta surat pernyataan yang ditandatangani di atas materai oleh masing-masing warga tersebut. Surat itu berisi kesanggupan mengembalikan salah satu bantuan.

“Bantuannya (sembako) kemudian tetap diberikan tapi warga sudah menandatangani surat pernyataan dan itu yang akan kami jadikan pegangan. Bahwa sudah ada kesanggupan dari masing-masing warga untuk mengembalikan salah satu bantuan. Jadi sekarang semua sudah disalurkan tapi sudah ada surat pernyataan yang menyertai. Sejauh ini itu yang kami temukan dalam klarifikasi namun kami akan tindaklanjuti kembali bersama petugas dan pihak terkait,” tandasnya.(nul)