Pengurus Koperasi Wajib Bersertifikasi

by
PELATIHAN - Pemkot Pekalongan menggelar pelatihan dan uji kompetensi bagi SDM di koperasi.

KOTA – Guna meningkatkan kualitas koperasi, setiap pengurus koperasi wajib memiliki sertifikasi standar kompetensi yang dikeluarkan oleh lembaga sertifikasi profesi. Atas dasar tersebut, Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop-UKM) menggelar kegiatan pelatihan dan uji kompetensi bagi Kabag Pembiayaan/Pinjaman KSP/USP Koperasi dan KSPPS/USPPS Koperasi di Kota Pekalongan 3-6 Agustus 2020.

Kegiatan yang digelar di Hotel Pesonna tersebut, dibuka langsung oleh Wali Kota Pekalongan, M Saelany Machfudz. Dalam sambutannya, Wali Kota mengapresiasi terlaksananya kegiatan pelatihan kompetensi yang digelar dengan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2020 tersebut.

“Tidak dipungkuri bahwa lembaga koperasi merupakan salah satu sektor paling rentan mengalami dampak Covid-19, dengan adanya pelatihan kompetensi ini paling tidak bisa untuk menghindari berbagai hal permasalahan yang ada dalam koperasi itu sendiri baik itu pembiayaan, kredit, dan sebagainya,” tutur Saelany.

Disampaikan Saelany, melalui pelatihan dan uji kompetensi tersebut, seluruh pengurus koperasi di Kota Pekalongan akan terus didorong untuk memiliki sertifikasi tersebut. Tentunya, untuk meningkatkan kualitas koperasi. Bukan hanya lembaganya saja yang sehat, melainkan pengurusnya juga harus sehat dan berkompeten di bidangnya.

“Pelatihan ini tentu saja sangat diperlukan sebagai kunci sukses keberhasilan dalam menjalankan roda lembaga keuangan koperasi pada situasi yang seperti ini, pembiayaan merupakan sesuatu yang luar biasa rentan mengalami dampak. Pelatihan dan sertifikasi ini bisa menjadi suatu referensi bagaimana pengurus koperasi dalam menyusun pembiayaan yang baik, memberikan pertimbangan kepada atasan sebagai bahan kebijakan-kebijakan koperasi nantinya. Pada akhir pelatihan, akan diujikan kompetensi bidang yang tentu harus diseriusi para peserta pelatihan agar semuanya lulus,” terang Saelany.