Masih Pandemi, Lomba Agustusan Ditiadakan

by
BERFOTO - Lurah Sapugarut, Cahyono, tengah berfoto di depan kantor kelurahan yang ramai dihias bendera sambut HUT RI, Senin (3/8/2020).

BUARAN – Berbeda dari tahun sebelumnya, perayaan HUT ke-75 RI tahun ini di Kelurahan Sapugarut, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, diadakaan secara sederhana. Pemasangan atribut sepeti bendera merah putih, umbul-umbul dan lainnya memang tetap dilakukan, tetapi untuk perlombaan sementara ditiadakan karena masih ada ancaman pandemi Covid-19.

“Saya kemarin sudah membaca himbauan dan edaran untuk warga RT RW untuk setiap bulan agustus dari awal tanggal 1 hingga 31 Agustus tak suruh pasang bendera itu full dengan disertai umbul-umbul,” ujar Cahyono, Lurah Sapugarut, ketika ditemui di kantornya, Senin (03/8/2020).

Dikatakan, edaran tersebut wajib dilaksanakan untuk menyemarakkan hari paling bersejarah bagi Bangsa Indonesia. “Agar warga Sapugarut itu bisa lebih semarak menjelang 17 Agustus,” jelasnya.

Namun Cahyono meminta warga tetap mematuhi protokol kesehatan. Bahkan, lomba Agustusan yang biasanya semarak, tahun ini ditiadakan demi mencegah kerumunan. “Padahal, tradisi Agustusan biasanya selalu meriah di Sapugarut, tiap RT bikin lomba, kelurahan juga ada jalan sehat, termasuk kita hadirkan organ tunggal. Tapi kondisi tahun ini kan tidak memungkinkan, maka yang penting tetap khidmat,” terangnya.

Cahyono bersyukur karena semua warga bisa memaklumi edaran tersebut.
“Alhamdulillah warga nurut, memahami bahwa ini masih ada pandemi corona jadi istilahnya apapun himbuan dari pak lurah kita laksanakan dengan baik,” pungkasnya. (ap3)