Kalau Aparatur Desa Disiplin, Kualitas Pelayanan Bisa Ditingkatkan

by
Camat Wonopringgo, Tuti Haryati

WONOPRINGGO – Kualitas kinerja setiap organisasi selalu berpangkal dari kedisiplinan kerja para aparaturnya. Tak terkecuali di level pemerintah desa, kalau kerja aparatur sudah disiplin, maka harapan untuk meningkatkan kualitas pelayana publik akan semakin terbuka.

“Ya harus diakui, kualitas kedisiplinan aparatur birokrasi di Indonesia kan memang belum terlalu baik, tak terkecuali di tingkat desa. Padahal, dari etos disiplin inilah kualitas kinerja bisa dioptimalkan, termasuk dalam aspek pelayanan publik,” ungkap Camat Wonpringgo, Tuti Haryati saat dihubungi via ponsel, Minggu (2/8/2020).

Menurut dia, kedisiplinan kerja aparatur desa bisa tercermin dari semangat kehadiran mereka di kantor desa. Kalau tingkat kehadiran aparatur sudah bagus, maka upaya mewujudkan program-program desa, termasuk soal pelayanan, akan lebih mudah tercapai.

“Tetapi membangun kultur kedisiplinan kan kadang tidak mudah, karena itu perlu dipacu. Ya di era teknologi informasi seperti sekarang ini, dukungan teknologi sangat penting sebagai wujud inovasi kerja,” terang camat berparas ayu ini.

Semangat itu pula yang membuat Tuti meyakini perlunya presensi elektronik bagi setiap aparatur desa, yang akan merekam kehadiran mereka di setiap pagi dan sore hari. Bahkan, rekapitulasi daftar presensi ala fingerprint ini nantinya bisa dicetak setiap bulan untuk melihat tingkat kehadiran.