Kabareskrim Langsung Turun Tangan, Ini Kronologi Penangkapan Djoko Tjandra di Malaysia

by
Djoko S Tjandra (baju oranye) dimasukkan ke mobil setibanya di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (30/7) malam usai diterbangkan dari Malaysia. Foto: Nova Wahyudi/Antara

Terpidana kasus hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra akhirnya tertangkap. Lelaki yang telah dicari aparat sejak 2009 silam itu ditangkap di Malaysia.

Djoko pun langsung dijemput oleh tim dari Bareskrim dan Propam Polri. Rombongan pun telah tiba di Indonesia tepatnya di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada pukul 22.45.

Setibanya di Indonesia, Djoko sudah mengenakan baju tahanan warna oranye dan tangan terborgol.

Di lokasi juga hadir Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo yang memimpin langsung penangkapan tersebut.

Listyo mengatakan, penangkapan ini atas perintah dari Kapolri Jenderal Idham Azis yang membentuk tim khusus.

“Dari pencarian kami dapat informasi yang bersangkutan ada di Malaysia. Itu ditindaklanjuti dengan kegiatan police to police. Kapolri lalu kirim surat ke PDRM untuk kami bersama-sama melakukan kegiatan dalam rangka upaya pencarian,” beber Listyo.

“Alhamdulillah tadi siang kami mendapat informasi yang bersangkutan atau target bisa diketahui,” sambung jenderal bintang tiga ini.

Kemudian, dia bersama dengan sejumlah tim langsung berangkat ke Malaysia untuk menjemput Djoko Tjandra.

“Berkat kerja sama kami Bareskrim dengan PDRM saat ini narapidana Djoko sudah berhasil diamankan,” tambah pria yang juga mantan Kapolda Banten ini.

Usai dilakukan penjemputan, Djoko pun langsung dibawa ke Bareskrim Polri untuk proses hukum lebih lanjut. (cuy/jpnn)