Perbaikan 13 Gedung Sekolah Ditunda

by
Kondisi Bangunan Sekolah di Kabupaten Batang

*Dampak Realokasi Anggaran untuk Covid-19

BATANG – Kebijakan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 ternyata berdampak juga terhadap rencana pemeliharaan bangunan sekolah. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang mencatat, setidaknya ada 13 sekolah yang terdampak, sehingga kegiatan rehab yang sedianya dilakukan tahun ini terpaksa ditunda.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disdikbud Batang, Yuliyanto menyebut bahwa pihaknya terpaksa menunda perbaikan 13 sekolah itu. “Rinciannya ada 10 SD negeri dan tiga SMP negeri yang tidak jadi membetulkan ruang kelas,” ujarnya, baru-baru ini.

Ia menyebut, sebesar 23 persen dana di Disdikbud di-refocusing untuk penanganan Covid-19. Namun, Yuliyanto mengatakan tetap mengajukan perbaikan 13 sekolah negeri itu pada tahun 2021.

Ia menyebut hanya 25 persen sekolah negeri yang dalam kondisi baik. Sisanya, lanjut Yuliyanto, dalam keadaan rusak ringan hingga berat. “Kalau kerusakan secara kesuluruhan kurang dari 30 persen disebut rusak ringan, 30-45 persen kategori rusak sedang, lebih dari 45 persen rusak berat,” bebernya.

Sementara itu diungkapkan Kabid Pendidikan Dasar, Sabar Mulyono bahwa total jumlah sekolah negeri di Kabupaten Batang mencapai angka ratusan. “Jumlah sekolah negeri di Batang mencapai ratusan dengan rincian 453 SD negeri dan 51 SMP negeri,” tandasnya. (fel)