Hari Anak Nasional, Tetap Gembira di Tengah Pandemi

by
FESTIVAL GEMBIRA - DPMPPA Kota Pekalongan dan perwakilan anak-anak Kota Pekalongan menggelar Nonton Bersama Penyelenggaraan Festival Gembira di Rumah Puncak HAN Tahun 2020.

*Puncak HAN 2020 Digelar Virtual

KOTA – Setiap tanggal 23 Juli diperingati sebagai Hari Anak Nasional (HAN) yang dimaknai sebagai kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap perlindungan anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Pekalongan bersama perwakilan anak-anak Kota Pekalongan menggelar Nonton Bersama Penyelenggaraan Festival Gembira di Rumah Puncak HAN Tahun 2020 tingkat Nasional dengan mengusung tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” dengan tagline Anak Indonesia Gembira di Rumah, Rabu (29/7/2020).

Peringatan Puncak HAN Tahun 2020 dibuka langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, I Gusti Ayu Bintang Puspayoga secara virtual yang disaksikan oleh jutaan anak-anak Indonesia via live streaming on youtube. Dalam sambutannya, Bintang menyampaikan bahwa peringatan HAN Tahun 2020 kali ini sedikit berbeda dari peringatan HAN tahun-tahun sebelumnya karena masih dalam situasi pandemi Covid-19. Kendati demikian, Bintang berharap anak-anak Indonesia tetap bisa merasakan kegembiraan dan kebahagiaan serta tetap harus memiliki haknya seperti hak pendidikan, hak kesehatan dan hak eksplorasi diri.

“Hari ini seluruh anak Indonesia harus merasakan kebahagiaan dan kegembiraan, meski kita tahu saat ini situasi pandemi Covid-19 melanda seluruh dunia. Tidak bisa dipungkiri, pandemi virus ini memunculkan banyak tantangan bagi anak mulai dari pengasuhan sampai kurangnya kesempatan bermain dan belajar. Atas dasar itu, Hari Anak Nasional 2020 mengusung tema Anak Terlindungi, Indonesia Maju. Ini sebagai motivasi kita bersama bahwa pandemi tidak menyurutkan komitmen untuk tetap melaksanakan Hari Anak Nasional meskipun secara virtual,” ujar Bintang.

Bintang berpesan kepada anak-anak Indonesia agar tetap menjaga kesehatan dan optimis meski situasi pandemi sekarang ini menghalangi banyak kegiatan, khususnya belajar. Tahun ini bukan hal mudah untuk dilewati.