Agustus, Pembangunan Akses Masuk KIT Ditarget Rampung

by
KUNJUNGAN - Komisi VI DPR RI saat melakukan kunjungan ke Kantor Bupati Batang, baru-baru ini.

**Menyimak Tahapan Pembangunan Infrastruktur KIT Batang

PT Pembangunan Perumahan (PT PP) terus memastikan kesiapan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang yang akan dijadikan lokasi untuk menampung sejumlah pabrikan multinasional yang ingin relokasi ke Indonesia.

DIREKTUR Strategi Korporasi & HCM PT PP, Yul Ari Pramuraharjo mengatakan, bahwa pada fase/tahap pertama pembangunan KIT Batang pihaknya selaku pengelola kawasan akan fokus mengerjakan sejumlah infrastruktur penunjang, yakni meliputi akses jalan untuk tol dan non-tol, penyediaan air baku dan air bersih, kereta api, listrik, gas, dan terminal kontainer darat (dry port).

“Untuk pembangunan pelabuhan akan kita kerjakan pada tahap dua, karena lumayan besar. Di mana pada pembangunan pelabuhan itu memerlukan reklamasi kira kira sekitar 75 hektar. Sehingga memang dana pembangunan pelabuhan ini kira kira mencapai sekitar Rp 9 triliunan,” ungkap Yul Ari saat berkunjung ke Pemkab Batang, belum lama ini.

Mengingat lokasi pembangunan pelabuhan itu cukup landai, jelas Yul Ari, maka akan memiliki Trestle sepanjang 3 kilometer dengan lebar pelabuhan 1,2 kilometer dan kedalaman sekitar 10 meter.

“Karena nanti pada tahap pertama pelabuhannya belum ada, jadi kita menggunakan dry port terlebih dahulu untuk mengangkut kebutuhan yang akan keluar dan masuk dari KIT Batang menuju Pelabuhan Tanjung Mas Semarang,” paparnya.