Halau Ancaman Rob dengan Tanggul Sementara

by
BANGUN TANGGUL - Pembuatan tanggul sementara hasil swadaya warga RW 07 Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto, kabupaten Pekalongan.

*Warga Jeruksari Rela Swadaya

TIRTO – Warga RW 07 Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan bergotong royong meninggikan tanggul Sungai Bremi, Senin (27/7/2020). Langkah itu diambil warga sebagai upaya tanggulangi limpahan air rob yang masih mengancam pemukiman penduduk sekitar.

Mengingat imbas luapan air rob yang melanda Desa Jeruksari yang tak kunjung surut, dikhawatirkan berdampak lebih parah di kemudian hari. “Akibat rob yang cukup lama tidak surut, warga inisiatif berswadaya meninggikan tanggul sungai Bremi. Tepatnya di Rw 07 Desa Jeruksari,” ungkap Kepala Desa Jeruksari, Budi Harto, Senin (27/7/2020).

Sejauh ini, belum ada tindakan lebih lanjut dari pemerintah. Hal itu membuat warga harus berinisiatif meninggikan tanggul sementara di bataran Sungai Bremi menggunakan material seadanya yakni tanah.

Gundukan tanah sendiri nantinya akan ditumpuk di sekitar tanggul Sungai Bremi terutama lokasi yang nampak parah luapanya. Biaya pembuatan tanggul sementara menggunakan dana swadaya dan uang pribadi warga. Warga berharap luapan rob tidak semakin parah, sehingga mampu ditahan oleh tanggul. ”warga tidak hanya swadaya secara material saja namun tenaga pula,” jelasnya.

Ditambahkan Budi, pihak-pihak terkait sudah seharusnya merespon persoalan dengan cepat, jangan sampai menunggu tanggul rusak lebih dulu. “Langkah antisipasi sangat dibutuhkan, mengingat kondisi tanggul yang sudah mulai usang,” pungkasnya.(ap3)