Lagi, Aktivitas Odong-odong di Jalan Raya Diprotes

by
AKSI DAMAI - Ratusan sopir angkot menggelar aksi damai di Dinas Perhubungan Kabupaten Pekalongan. Sopir angkot menuntut kendaraan odong-odong yang beroperasi di jalan raya ditindak.

*Ratusan Sopir Angkot Geruduk Dishub

KAJEN – Ratusan sopir angkutan umum (angkot) di Kabupaten Pekalongan menggeruduk Dinas Perhubungan (Dishub) setempat, Rabu (22/7/2020). Massa menuntut agar kendaraan odong-odong atau kereta kelinci yang beroperasi di jalan raya ditindak tegas.

Ratusan sopir angkutan umum dari berbagai trayek yang bergabung dalam Paguyuban Angkutan Umum Kabupaten Pekalongan sekitar pukul 10.00 WIB longmarch menuju ke Dishub di Jalan Sindoro, Kota Kajen. Sepanjang Jalan Sindoro dipenuhi kendaraan angkutan umum yang sebagian besar berwarna orange tersebut.

Di tengah pandemi Covid-19, jumlah peserta aksi damai yang memasuki Gedung Dishub dibatasi hanya 20 orang. Sebelum masuk gedung, mereka harus memakai masker, mencuci tangan dengan hand sanitizer, dan diukur suhu tubuhnya.

Jarak tempat duduk di Aula Dishub pun diatur. Perwakilan sopir angkot ditemui oleh Kepala Dishub Wahyu Kuncoro, Kabag Ops Kompol Simatupang, dan Kasat Lantas AKP Heri Sumiarso.

Perwakilan aksi, Murdiyanto, mengatakan, kereta kelinci tidak boleh beroperasi di jalan raya karena tidak memenuhi standar angkutan. Odong-odong hanya di tempat rekreasi (wisata). “Sekarang ini kian merajalela. Lihat saja sekarang ini tambah nekat,” kata dia.