Awas, Tak Pakai Masker Bupati Batang Bakal Beri Sanksi Sosial

by
Bupati Batang Wihaji saat mendampingi kunjungan kerja Deputi Bidang Pelayanan Publik Diah Natalisa di Mal Pelayanan Publik. M DHIA THUFAIL

BATANG – Penerapan protokol kesehatan pada masa pandemi Covid-19 akan menjadi kewajiban yang harus dilaksanakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Batang.

Sebab, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang dalam waktu dekat akan mengeluarkan aturan untuk menindak masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

Bupati Batang Wihaji mengungkapkan, bahwa pihaknya akan menyiapkan sanksi sosial untuk memberikan hukuman pada masyarakat yang melanggar protokol kesehatan.

“Bukan sanksi denda atau sanksi fisik, namun kita lebih memilih untuk menerapkan sanksi sosial,” ujar Bupati Batang, Wihaji saat ditemui, Rabu (22/7/2020).

Ia mengatakan, di tengah pandemi Covid-19, sanksi denda tidak terlalu pas untuk diterapkan pada masyarakat yang melanggar aturan protokol kesehatan.

“Kami sedang membuat peraturan bupati untuk mengatur sanksi sosial itu. Adapun aturan itu termasuk dalam program zero Covid-19,” katanya.

Adapun, kata Bupati, produk hukum untuk mengatur pemberian sanksi itu saat ini masih terus digodok oleh instansi terkait. Di mana ditargetkan produk hukum itu akan selesai dalam waktu tujuh hari kedepan.

“Kita targetkan minggu depan akan selesai dan bisa langsung dilaksanakan. Nanti kita minta Satpol PP untuk mengawal aturan ini,” ungkap Bupati Wihaji.

Politisi Partai Golkar itu mengatakan, bahwa aturan sanksi sosial bagi pelanggar protokol kesehatan itu untuk mempertegas aturan yang sudah ada.

“Ya, nanti kita bikin sanksi sosial yang inovatif, entah menyapu jalan atau membersihkan mushala,” ucapnya.

Ditambahkan dia, anggota Satpol PP akan menindak masyarakat yang terlihat tidak menggunakan masker. “Ya, yang secara kasat mata saja, seperti tidak memakai masker. Namun mungkin ada aturan lainnya,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Batang, Maulana Yusuf meminta Bupati Batang untuk membuat aturan yang berisi sanksi terkait protokol kesehatan.

Ia mengemukakan wacana itu karena melihat masyarakat Batang saat ini terlalu kendor dalam menjalankan protokol kesehatan di era menuju new normal. “Kesadaran masyarakat terkait protokol kesehatan masih sangat rendah,” pungkasnya. (fel)