Masuk Zona Merah, SMPN 1 Batang Tunda Pembelajaran Tatap Muka

by
DARING - SMPN 1 Batang saat menggelar MPLS secara daring.

BATANG – Beberapa SMP Negeri di Batang sudah mulai menggelar pembelajaran tatap muka mulai Senin kemarin. Meski begitu, SMPN 1 Batang memilih menunda pembelajaran tatap muka. Hal ini lantaran sekolah tersebut berada di Kelurahan Kauman yang masuk zona merah Covid-19.

Kepala SMPN 1 Batang, Achmad Suroso menjelaskan, keputusan ini diambil atas kesepakatan bersama, baik dari pihak sekolah, komite, dan juga orang tua. Pihaknya mantap memilih pembelajaran jarak jauh demi meminimalisir rantai penyebaran Covid-19. Terlebih hal tersebut sudah mendapatkan izin dari pihak Disdikbud dan sesuai dengan pedoman SKB Empat Menteri.

“Karena kebetulan di wilayah kami juga masuk zona merah, di mana di SKB Empat Menteri diharuskan untuk menjalankan pembelajaran jarak jauh. Sehingga kami memakai pembelajaran jarak jauh sampai keadaan bisa pulih,” jelasnya.

Untuk pembelajaran jarak jauh sendiri pihaknya memiliki dua opsi. Pertama pihaknya dengan media pembelajaran online. Di mana nantinya pembelajaran menggunakan aplikasi semacam google meeting, zoom, WhatsApp Grup dan lainnya.

“Kami juga akan menggelar In House Training. Untuk membekali guru kami menghadapi pembelajaran daring. Sehingga mereka lebih familiar dengan teknologi yang mendukung pembelajaran daring,” imbuhnya.