Razia, Petugas Jaring Ratusan Warga Tak Pakai Masker

by

BERIKAN SANKSI – Ratusan warga terjaring razia tak pakai masker langsung diberikan sanksi sosial membersihkan lingkungan.

KENDAL – Razia masker terus digencarkan oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kendal. Namun kedisiplinan warga untuk mengenakan masker masik rendah. Alhasil dalam razia yang dilakukanya di dua pasar tradisional setidaknya ada ratusan warga yang tak pakai masker. Tindakan tegas berupa sanksi sosial pun dilakukan untuk memberikan efek jera karena telah melanggar Perbup Nomor 51 Tahun 2020, tentang Kewajiban Memakai Masker dan Menjaga Jarak di Tengah Pandemi Covid-19. Ironisnya sanksi sosial tersebut justru tak ditakuti oleh warga.

Pantauan, sanksi sosial yang diberikan terhadap warga yang tidak memakai masker, sepertinya kurang ditakuti sebagian warga. Hal ini dilihat dari setiap kali petugas gabungan melakukan razia masker, selalu terjaring puluhan hingga ratusan warga yang tidak mengenakan masker. Seperti razia masker di Pasar Gladak dan Pasar Pagi Kaliwungu.

“Ada 112 orang tak gunakan masker. Langsung kita angkut ke dalam truk Satpol di bawa ke Alun-alun Kaliwungu untuk diberikan sanksi sosial membersihkan lingkungan,” kata Kepala Satpol PP dan Damkar (Satpolkar) Kendal Toni Ari Wibowo, Rabu (15/7).

Toni, mengungkapkan sanksi sosial berupa membersihkan jalan atau tempat umum ini berdasarkan Peraturan Bupati Kendal Nomor 51 tahun 2020 tentang Kewajiban Penggunaan Masker di masa pendemi covid 19. Banyaknya pelanggar memaksa petugas mencari lokasi yang akan dibersihkan karena tidak mungkin dilakukan di sekitar pasar. Sesuai data di Satpolkar Kendal, jumlah total warga yang terkena razia sejak razia masker dilakukan yaitu mulai 1 Juli lalu tercatat mencapai 400 lebih.

“Kali ini razia yang ke-8, yaitu di Pasar Gladak mendapatkan 65 orang dan Pasar Pagi Kaliwungu 35 orang,” ungkapnya.