Bupati Asip Lepas Konvoi 26 Bus Pariwisata yang Terapkan Protokol Kesehatan

by

KAJEN – Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi melepas rombongan konvoi bus pariwisata di Jalan Raya Gemek, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu (12/7/2020).

Konvoi bus tersebut diinisiasi oleh salah satu perusahaan otobus 44 Trans yang ada di Kabupaten Pekalongan untuk keliling ke objek wisata yang ada di Kabupaten Semarang.

“Hari ini saya melepas tour wisata ke Kabupaten Semarang dengan menggunakan bus dan standar protokol kesehatan. Memang beberapa bulan yang lalu wisata tutup. Hal tersebut, berdampak kepada perusahaan bus yang mengelola bus wisata,” kata Bupati Asip.

Menurut Bupati Asip, tour ke objek wisata ini diinisiasi oleh perusahaan lokal Kabupaten Pekalongan, sebagai upaya menghidupkan perekonomi di Kabupaten Pekalongan.

“Di Kabupaten Pekalongan ada puluhan jasa transportasi dan adanya kegiatan ini saya sangat mendukung karena untuk meningkatkan perekonomian setelah new normal,” ujarnya.

Kemudian, pada masa new normal bukan berarti kembali ke situasi semula saat tidak ada Covid-19.

“Masyarakat harus membiasakan diri saat beraktivitas di luar dengan menerapkan protokol kesehatan dan menjaga jarak,” Imbuhnya.

Sementara itu, M. Soleh Bintoro Onwer 44 Trans mengatakan, ada 26 bus yang mengikuti tour wisata new normal.

“Tour ini untuk melihat wisata new normal yang sudah dibuka. Kami berwisata di objek wisata Dusun Semilir dan Eling Bening Kabupaten Semarang,” kata Soleh.

Menurutnya, tujuan diselenggarakannya tour ini untuk mengedukasi masyarakat mengenai pariwisata yang new normal.

“Tour wisata ini untuk mengedukasi masyarakat protokol kesehatan bagi perusahaan bus dalam melayani kegiatan wisata di era new normal,” ujarnya.

Soleh berharap, dengan adanya tour wisata dengan penerapan protokol kesehatan ketat seperti menggunakan masker, handsanitizer, dan mejaga jarak dapat memberikan edukasi baru kepada masyarakat yang akan berwisata.

“Semoga setelah uji coba tour ini, kedepanya usaha pariwisata bisa kembali normal,” harapnya.