Pupuk Subsidi Langka, Petani Cari Alternatif Lain

by

*Perlu Edukasi Penggunaan Pupuk Baik dan Benar

KENDAL – Kelangkaan pupuk bersubsdidi di Kabupaten Kendal hingga membuat ribuan petani kelimpungan karena dapat menyebabkan gagal panen menjadi perhatian serius dari Pemkab Kendal. Hal itu diwujudkannya dengan melakukan pertemuan teknis bersama produsen, distributor dan agen pupuk di Kabupaten Kendal, Kamis (9/7) di Pendopo Pemkab. Pertemuan dihadiri langsung Bupati itu membahas Ketersediaan Pupuk di Tengah Pandemi Covid-19.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kendal Mirna Annisa berharap kepada petani dapat menggunakan pupuk dengan baik dan benar sesuai peruntukkanya. Supaya ada pemahaman semacam itu maka perlunya edukasi penggunaan pupuk dengan baik dan benar kepada petani.

Pemberian edukasi itu menjadi tanggung jawab bersama unsur termkait.
“Edukasi ke petani dalam penggunaan pupuk ini penting. Ini bukan tanggung jawab salah satu pihak akan tetapi tanggung jawab bersama,” katanya.

Temu teknis juga dihadiri Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sri Harjito, Plt. Kepala Disperindag, Cicik Sulastri, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Kendal Tavip Purnom, serta Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Ginda M Ginanjar.

Mirna, mengungkapkan solusi utama untuk mengurangi penggunaan pupuk ZA, SP yaitu petani harus mencoba menggunakan pupuk lainnya yang kandungan zat di dalamnya meiliki fungsi yang sama.