Guru WB Ngadu Ke Bupati

by

**Ngabdi Lebih 15 Tahun, Honor Rp 300 Ribu

KAJEN – Perwakilan guru wiyata bhakti yang tergabung dalam Forum Komunikasi Wiyata Bhakti (FKWB) Kabupaten Pekalongan menggelar audiensi dengan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi di Ruang Rapat Bupati, Rabu (8/7/2020). Mereka menyampaikan sejumlah aspirasi. Salah satunya meminta agar insentif kesejahteraan dari pemda ditingkatkan.

Pasalnya, honor guru WB yang diterima dari BOS masih jauh dari harapan untuk sekedar memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Padahal, ribuan guru honorer ini ada yang sudah mengabdi lebih dari 10 tahun. Namun, honor sekolah dari dana BOS ada yang hanya dapat Rp 300 ribu perbulan. Mereka sebagian besar sudah berumah tangga, bahkan ada yang sudah memiliki tiga orang anak.

Ketua FKWB, Irvan Munawar Chaniago, mengatakan, maksud beraudiensi selain bersilaturahmi dengan Bupati juga membawa agenda khusus, yaitu menyampaikan aspirasi dan permasalahan dari guru wiyata bhakti. Di antaranya peningkatan kesejahteaan dan pengakuan eksistensi guru WB.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada seluruh guru wiyata bhakti yang selama ini dengan ikhlas telah menunjukan dedikasi dan integritasnya dalam membantu mencerdaskan masyarakat Kabupaten Pekalongan. Secara moril Bupati memberikan ‘support’ dan motivasi kepada FKWB.

“Pemerintah daerah selama ini memang belum mampu memenuhi ekpektasi teman-teman guru wiyata bhakti dalam kesejahteraan, namun bukan berarti pemerintah mengecilkan keberadaan guru wiyata bhakti, terus lah berkarya, Insya Allah apa yang selama ini dilakukan guru wiyata bhakti merupakan amalan ibadah tersendiri,” ujar Bupati.