Pandemi, Program Akses Air Bersih Tetap Aman

by

*PAMSIMAS sampai Sanitasi, Dianggarkan Belasan Miliar

BATANG – Pandemi Covid-19 ternyata tak menghalangi komitmen pemerintah untuk menggelontorkan program bantuan akses kebutuhan dasar masyarakat, yakni air bersih. Terbukti, program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) tahun ini tetap dijalankan.

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Batang mencatat, pada tahun anggaran 2020 sedikitnya ada 20 desa yang mendapat bantuan PAMSIMAS sesuai keputusan Menteri Keuangan, baik dari anggaran APBN maupun APBD.

“Dengan adanya refocusing anggaran, hanya kegiatan PAMSIMAS ini yang masih tersisa, dan bisa kita salurkan kepada desa yang membutuhkan,” ujar Kepala DPRKP Batang, Eko Widiyanto saat ditemui di kantornya, kemarin.

Dari total 20 desa, 15 didanai dari APBN dan 5 desa lainnya didanai oleh APBD. “Besaran anggaran yang digelontorkan dari APBN untuk pembangunan PAMSIMAS di 15 desa itu mencapai Rp 3.675.000.000. Sedang anggaran APBD untuk 5 desa itu mencapai Rp 1.250.000.000. Rata rata, setiap desa ada yang mendapat Rp 265 juta, Rp 245 juta, dan Rp 240 juta,” terang Eko.

Adapun 15 desa penerima bantuan itu, diantaranya Desa Cablikan dan Ngroto Kecamatan Reban, Desa Sukorejo, Kepuh, Desa Sidomulyo, dan Wonokerso Kecamatan Limpung, lalu Desa Menjangan Subah.