Kawasan Industri Batang Ditarget Terealisasi di 2021

by

*Digadang-gadang jadi Sentra Manufaktur Pulau Jawa

BATANG – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, menyebut pembangunan kawasan industri terpadu di Kabupaten Batang merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjadikan Pulau Jawa sebagai sentra manufaktur.

“Kawasan industri terpadu Batang bertujuan menjadikan Pulau Jawa sebagai sentra manufaktur yang memiliki tiga tumpuan, yaitu ada kawasan industri Cikarang di Jawa Barat, kawasan industri Gresik di Jawa Timur, dan ada kawasan industri Batang Jawa Tengah,” ujar Erick saat meninjau kawasan industri terpadu Batang, Selasa (30/6/2020).

Erick menyebut, lokasi pengembangan kawasan industri yang berdiri di atas lahan milik PTPN IX sangat strategis dan tidak mengalami persoalan lahan. Sehingga, kata Erick, tidak akan ada isu terkait hambatan dalam relokasi atau berhentinya perizinan. “Yang terpenting bagaimana konsolidasi ketiga kawasan ini menjadi sebuah tempat super hub manufaktur ke depan,” ucap Erick.

Erick menyatakan ingin memadukan kawasan industri yang ada di Jawa Tengah saat ini, antara kawasan industri Batang dengan kawasan industri yang ada di Brebes dan Kendal, serta yang tidak kalah penting kawasan wisata Candi Borobudur yang menjadi satu kesatuan.

Erick menjelaskan pengembangan kawasan industri terpadu Batang yang memiliki luas sekitar 4.300 hektar akan berlangsung dalam tiga fase. Pembangunan fase pertama dilakukan dengan seluas 450 hektar yang sudah dalam posisi siap.