Pendidikan Keagamaan Terapkan New Normal

by

KOTA – Dalam menetapkan kebijakan New Normal untuk membuka kembali aktivitas ekonomi, sosial, dan kegiatan publik secara terbatas dengan menggunakan standar kesehatan yang telah ditetapkan. Kali ini Pemkot Pekalongan mengeluarkan Surat Edaran Nomor 443.1/040 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Keagamaan pada Tatanan Normal Baru Covid-19 di Kota Pekalongan.

Walikota Pekalongan, HM saelany Machfudz SE mengatakan, diterbitkannya surat edaran tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Keagamaan pada Tatanan Normal Baru Covid-19 dimaksudkan sebagai panduan penyelenggaraan pendidikan keagamaan menuju persiapan tatanan normal baru. “Tujuannya sebagai upaya melindungi masyarakat khususnya bagi warga belajar pendidikan keagamaan dalam menjaga kesehatan dan memutus rantai persebaran Covid-19 di Kota Pekalongan,” ucapnya.

Wali Kota mengungkapkan, Surat Edaran yang diinformasikan dimaksudkan sebagai panduan dan petunjuk teknis kepada Lembaga Pendidikan Keagamaan dalam persiapan menghadapi New Normal sesuai dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan Pemerintah, sekaligus sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Pekalongan. Ruang lingkup dari pedoman ini meliputi Lembaga Pendidikan Agama Islam, Pondok Pesantren, Madrasah Diniyah Takmiliyah, Taman Pendidikan Al Quran (TPQ), dan Lembaga Pendidikan Keagamaan yakni Sekolah Agama Kristen, Sekolah Agama Katolik, Sekolah Agama Hindu (Pasraman), Sekolah Agama Buddha (Vijalaya), dan Sekolah Agama Konghucu.

“Secara garis besar lembaga Pendidikan agama harus memiliki izin operasional, dan telah membentuk membentuk Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di lembaga masing-masing. Selain itu bersedia melaksanakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, dalam bentuk Surat Pernyataan,” terangnya.

Wali Kota menyampaikan, pengelola lembaga Pendidikan berkewajiban untuk koordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pekalongan, menyusun jadwal kehadiran agar tidak terjadi kerumunan massa, memberikan jaminan bahwa area lingkungan tersebut sudah bersih dan bebas dari Covid-19 (sudah disemprot desinfektan), serta bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, memberikan edukasi untuk berpola hidup sehat dengan menjaga kebersihan, menjaga etika batuk/bersin yang benar, tidak berjabat tangan/cium tangan, menjaga jarak, melakukan aktifitas fisik secara berkala (senam pagi, olah raga, kerja bakti) dan mengkonsumsi makanan yang sehat, aman, dan bergizi seimbang.