Kopi Kota Santri Bakal Dikembangkan

by

KAJEN – Akhir akhir ini bisnis kopi menjamur dan digemari. Untuk itu Pemkab Pekalongan akan mengembangkan tanaman kopi. Hal itu disampaikan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi usai pembukaan tempat pariwisata pasca pandemi covid-19. Kata dia, kopi saat ini banyak diminati semua kalangan masyarakat. Sementara di Kabupaten pekalongan memiliki produk kopi sendiri.

“Selain memperkuat obyek wisata, kami juga akan memperkuat pada pengembangan kopi yang ada di Kabupaten Pekalongan. Karena kopi dianggap sebagai salah satu peluang bisnis yang sangat prospektif dan juga telah diinisiasi langsung oleh anak-anak muda di Kabupaten Pekalongan,” katanya.

Diakui, keberadaan warung kopi atau tempat nongkrong anak anak cukup berperan pula dalam promosi sekaligus potensi yang ada. Potensi kopi yang ada diantaranya Petungkriyono yang kini juga perlu dikembangkan di wilayah lain terutama daerah dataran tinggi.

“Dengan semakin banyaknya penikmat kopi di Kabupaten Pekalongan, kita bangun kerjasama dengan perhutani Pekalongan Timur untuk menanam kopi, ini hulu hilirnya akan kita kerjakan bersama,” ungkap Bupati Asip.

Bupati Asip menegaskan, dengan semua pengembangan yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan, maka akan bisa menjadi trigger masyarakat untuk memulihkan nilai perekonomian Kabupaten Pekalongan di tengah masa pandemic Covid-19 seperti saat ini. Sehingga penanganan pada aspek kesehatan dan ekonomi bisa tetap berjalan.

“Kita akan akan ajak masyarakat LMDH untuk bersama-sama mengembangkan kopi, karena kopi ini peluang bisnisnya sangat prosfektif.” (Yon)