Beratnya Mengedukasi Protokol Kesehatan ke Warga

by

“Sebagian besar mata pencaharian warga adalah buruh, di masa pandemi ini yang mereka harapkan tentu bantuan. Sementara protokol covidnya kurang diperhatikan untuk masing-masing individu,” paparnya.

Padahal, lanjut Rifda, pemerintah desa hampir setiap saat dan kesempatan melakukan sosialisasi dan edukasi pada warga terkait pandemi, protokol kesehatan serta fase new normal tersebut.

“Edukasi sudah, pembagian masker juga sudah, tapi ya kembali lagi, sudah dikasih masker, tapi kalau keluar rumah masih abai pake masker, itu biasa. Paling hanya orang-orang tertentu saja yang memang memiliki kesadaran akan adanya pandemi yang patuh,”tambahnya.

Namun demikian, pihaknya mengaku tidak akan lelah melakukan sosialisasi dan edukasi. Malahan dijelaskan Rifda, justru menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah desa untuk ekstra melakukan ikhtiar sosialisasi dan edukasi.

“Betul, menjadi tantangan sendiri bagi kita. Berat mendisiplinkan warga untuk patuh protokol kesehatan. Karena sebagian besar berpendidikan rendah. Jadi kita harus ekstra memberikan pemahaman, memberikan edukasi kepada masyarakat. Hasilnya seperti apa, ya kita terima. Entah hanya sebagian kecil yang merespon, hanya sebagian kecil yang patuh dengan apa namanya warning dan edukasi dari kita,” sambungnya.