Efisien dan Ramah Lingkungan, Bisa Bertahun-tahun Melaut Tanpa Bahan Bakar

by

Dengan gambaran tersebut, dikatakan David nelayan akan mendapatkan manfaat luar biasa. Dengan cost rendah, mereka bisa mendapatkan keuntungan lebih dari hasil melaut karena biaya pembelian bahan bakar dapat dialihkan untuk kebutuhan lain maupun dihitung sebagai keuntungan melaut.

“Tujuan akhirnya tentu saja adalah menambah kesejahteraan nelayan. Mereka bisa mendapat keuntungan lebih karena tidak mengeluarkan biaya pembelian bahan bakar yang entah ke depan harga dan ketersediaannya akan seperti apa. Terutama di wilayah-wilayah luar Jawa di mana solar sulit didapat,” katanya.

*Dipesan Bupati Lingga

Inovasi kapal tenaga surya langsung mendapatkan respon. Bupati Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Alias Wello langsung memesan 50 unit kapal. Bupati yang hadir langsung dalam peluncuran kapal bersama direktur BUMD dan ketua HNSI setempat, mengaku sangat tertarik dengan inovasi dan juga efisiensi kapal tersebut.

“Saya tertarik pertama dari sisi inovasinya, kemudian efisiensinya. Jadi inovasi yang dihasilkan ini mengkombinasikan bagaimana pemanfaatan sumber energi yang ramah lingkungan. Juga inovasi daya tahan sistem di dalamnya serta bagaimana efisiensi yang dihasilkan dengan penggunaan kapal ini,” tuturnya.

Ketertarikan itulah yang kemudian membuatnya langsung memesan 50 unit kapal. Dia menyatakan akan memanfaatkan kapal tersebut di wilayahnya yang memiliki karakteristik kepulauan. “Wilayah kami karakteristiknya adalah kepulauan. Ada sekitar 604 pulau besar maupun kecil. Masyarakat nelayan kami juga lebih dari 12 ribu orang. Saya proyeksikan 50 unit dulu, kalau ini benar-benar baik nanti akan kami tambah kembali,” katanya.