Efisien dan Ramah Lingkungan, Bisa Bertahun-tahun Melaut Tanpa Bahan Bakar

by

**Melihat Kapal Tenaga Surya Hasil Karya Anak Bangsa

Yayasan Amanah Kita menginisiasi pembuatan kapal nelayan tenaga surya. Melakukan riset dan uji coba selama tiga bulan, kapal tenaga surya pertama akhirnya diluncurkan di Kota Pekalongan, Senin (29/6/2020) di Pantai Slamaran.

DITAMBATKAN di tepi pantai yang ada di kawasan galangan kapal milik PT Barokah Marine, sepintas tak ada yang berbeda dari kapal berukuran 3 GT tersebut. Bentuknya nyaris sama dengan kapal-kapal kecil milik nelayan tradisional yang biasa digunakan melaut setiap hari. Namun jika dilihat lebih dekat, keistimewaan akan terlihat.

Bagian atap kapal itu bukan ditutup terpal atau bahan lain yang biasa digunakan untuk atap kapal pada umumnya. Namun bagian atap kapal ditutup dengan panel solar cell. Bagian itulah yang membuat kapal ini berbeda dan terasa istimewa. Keberadaan panel solar cell di atasnya akan membuat kapal bisa berlayar tanpa bahan bakar selama bertahun-tahun.

Kapal bertenaga surya itu diinisiasi oleh beberapa business development Yayasan Amanah Kita. Salah satunya adalah putra daerah Kota Pekalongan, Idi Amin. Pria yang juga anggota DPRD Kota Pekalongan itu berkolaborasi dengan beberapa business development lain yakni David Susanto Ang dan Risma Adi Candra, untuk membuat kapal tenaga surya. Didasari kesadaran bahwa negara Indonesia merupakan negara maritim serta kepedulian terhadap kesejahteraan nelayan, mereka berkolaborasi membuat kapal yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

“Riset dan uji coba pembuatan kapal ini dilakukan selama tiga bulan. Kami mencoba dan melakukan berbagai penyesuaian agar mendapatkan hasil terbaik. Alhamdulillah hari ini kapal bisa dilaunching sekaligus di uji coba. Semoga kapal ini bisa bermanfaat untuk masyarakat nelayan Kota Pekalongan khususnya, dan juga masyarakat nelayan yang ada di Indonesia,” tuturnya.