Empat Motor Kecelakaan di Pantura

by

**Satu Orang Tewas

KENDAL – Kecelakaan yang melibatkan empat kendaraan bermotor terjadi di Jalur Pantura Brangsong, Kendal, Senin (29/6) pagi. Tak ada yang tahu persis peristiwa tabrakan dari arah yang sama itu terjadi. Akibat kejadian itu satu pengendara sepeda motor tewas di tempat kejadian. Korban tewas bernama Salikatun warga Desa Turunrejo, Kecamatan Brangsong.

Informasi yang dihimpun, peristiwa laka itu melibatkan empat kendaraan bermotor berada di Jalur Pantura Brangsong, tepatnya depan SMKN 4 Kendal. Sebelumnya laka terjadi, Salikatun salah seorang pengendara warga Desa Turunrejo itu tengah mengendarai sepeda motor Vario bernomor polisi H-3992-UU melaju dari arah barat menuju arah Kota Semarang. Namun naas, saat berada di depan SMKN 4 Kendal, korban yang membawa keranjang belanjaan di sepeda motornya mengalami tabrakan dengan tiga pengendara lainnya. Satu diantaranya Ida Nur Afni warga Desa Purwosari, Kecamatan Patebon yang mengendarai Scoopy bernomor polisi G-3923-JV.

“Kejadian pastinya tabrakan itu tidak tahu. Tabarakan terjadi begitu saja dan melibatkan empat kendaraan. Dari empat itu, dua pdengendara mungkin luka ringan dan pergi begitu saja. Sedangkan dua kendaraan di lokasi. Tidak tahu siapa dulu yang menabrak,” kata Aris Zika, salah seorang warga di lokasi kejadian.

Dalam peristiwa tersebut, korban meninggal dunia dibawa ke kamar jenazah RSUD dr Soewondo Kendal. Korban Ida Nur Afni yang mengalmi luka-luka dilarikan ke IGD RSUD dr Soewondo. Korban Ida sempat tak sadarkan diri setelah terpental ke pinggir jalan usai tabrakan.
“Empat motor melaju dari arah barat semua, tidak ada yang menyebrang. Tiga motor mattic dan satunya saya kurang paham. Bahkan satu motor sempat masuk ke sawah,” ucapnya.

Kasus tersebut saat ini masih dalam penanganan Satlantas Polres Kendal. Kasatlantas Polres Kendal, AKP Firdaus Yudhatama, mengatakan hingga kini pihaknya masih menyelidiki kronologi persitiwa kecelakaan yang terjadi di Jalur Pantura Brangsong tersebut. “Masih penyelidikan lebih lanjut oleh tim kepolisian,” katanya. (lid)