70% Peserta JKN-KIS Dibiayai Pemerintah

by

*Wilayah Kerja BPJS Kesehatan cabang Pekalongan

KOTA – Sebanyak 70% dari total peserta JKN-KIS di wilayah kerja BPJS Kesehatan cabang Pekalongan, tercatat sebagai peserta penerima iuran yang dibiayai pemerintah. Dari data BPJS Kesehatan cabang Pekalongan, di empat wilayah yakni Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Batang dan Pemalang, ada 2.076.756 peserta JKN-KIS yang iurannya dibiayai oleh pemerintah baik pemerintah pusat maupun daerah.

Data itu diungkapkan Kepala BPJS Kesehatan cabang Pekalongan, Niken Sawitri dalam kegiatan temu media di Pemalang, belum lama ini. Dalam paparan, diungkapkan bahwa dari empat wilayah tersebut rata-rata jumlah peserta yang terdaftar sudah mencapai 80% yakni untuk Batang sebanyak 80,05%, Kota Pekalongan sebanyak 79,65%, Kabupaten Pekalongan sebanyak 82% dan Pemalang sebanyak 82,79%.

Dari keempat wilayah itu, keseluruhan jumlah penduduk baik Kota Pekalongan, Kabupaten Batang, Kabupaten Pemalang, maupun Kabupaten Pekalongan yang sudah terdaftar sebanyak 2.912.732 jiwa atau sekitar 81 % dari total jumlah penduduk sebanyak 3.562.095 jiwa. 70% dari jumlah peserta, iurannya dibayar oleh pemerintah, baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

“Yang menarik adalah bahwa jumlah peserta yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah mencapai 70%. Ini bukti bahwa sebenarnya negara benar-benar hadir untuk menjamin kesehatan rakyatnya karena penduduk yang dibantu iurannya mencapai 70%, khususnya penduduk yang masuk kategori tidak mampu,” jelasnya.

Dia melanjutkan, kehadiran negara untuk membantu pemerintah juga diwujudkan dalam pemberian subsidi iuran bagi peserta kelas III baik Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri maupun peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang akan tetap membayar Rp25.500. Walaupun melalui Presiden RI melalui Perpres Nomor 64/2020 sudah kembali melakukan penyesuaian besaran iuran JKN-KIS per 1 Juli 2020.